MAKASSAR, SULSEL.POJOKSATU.id - Sebanyak 11 dosen UIN Alauddin Makassar, masuk lolos sebagai asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (LAMGAMA) Batch 2 Tahun 2026. Dari jumlah tersebut, empat dosen merupakan guru besar dan tujuh lainnya bergelar doktor. Pengumuman seleksi Asesor LAMGAMA dilakukan pada 28 Oktober 2026.
Belasan dosen tersebut berasal dari lima fakultas di lingkungan UIN Alauddin Makassar. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) menjadi penyumbang terbanyak dengan lima dosen, disusul Fakultas Syariah dan Hukum sebanyak tiga dosen.
Sementara itu, tiga dosen lainnya masing-masing berasal dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Lima dosen FTK yang lolos sebagai asesor LAMGAMA terdiri atas Dr. M Yusuf T, Prof. Dr. Sitti Maniah, Dr. Hj. Yuspiani. Disiplin keilmuan mereka adalah pendidikan Islam dan keguruan. Prof. Dr. Laode Ismail adalah pakar ilmu hadis, dan Dr. Hj. Haniah, Lc., MA fokus pada disiplin ilmu pendidikan bahasa Arab dan sastra Arab.
Prof. Dr. Sitti Maniah diketahui merupakan senator UIN Alauddin Makassar. Sementara Prof. Dr. Laode Ismail menjabat sebagai Ketua Program Studi S2 Ilmu Hadis Pascasarjana.
Adapun Dr. Hj. Yuspiani menjabat sebagai Ketua Program Studi S3 Dirasah Islamiah Pascasarjana, sedangkan Dr. Hj. Haniah merupakan Ketua Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana.
Dari Fakultas Syariah dan Hukum, tiga dosen yang lolos adalah Prof. Dr. Hj. Rahmatiah dan Dr. Abdi Wijaya merupakan ahli dalam bidang ilmu syariah dan hukum, serta Dr. Muh. Rasywan pada lingkup ilmu Falak (hukum astronomi Islam).
Prof. Dr. Hj. Rahmatiah tercatat sebagai Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum. Sementara Dr. Abdi Wijaya menjabat sebagai Ketua Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum (PMH), serta Dr. Muh. Rasywan sebagai Ketua Program Studi Ilmu Falak.
Selanjutnya, Fakultas Dakwah dan Komunikasi diwakili Prof. Dr. H. Nur Hidayat yang juga merupakan senator UIN Alauddin Makassar. Dia adalah pakar ilmu dakwah dan komunikasi.
Dari Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, terdapat Dr. Nila Sastrawati yang menjabat sebagai Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM) S2 Dirasah Pascasarjana. Nila sastrawati berfokus pada lingkup ilmu sosiologi.
Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam diwakili Dr. An Ras Try Astuti pengampu lingkup ilmu ekonomi Islam.
Ketua Prodi Hukum Tata Negara (HTN) Siyasah Syar'iyyah FSH UIN Alauddin Makassar, Dr. H. Andi Muhammad Akmal turut berbangga atas lolosnya 11 dosen UIN Alauddin sebagai asesor LAMGAMA.
"Mereka mempunyai kompetensi dan kapabilitas, lolos dan lulus sebagai asesor Lamgama," katanya.
Ia menilai, sumber daya manusia Perguruan Tinggi Islam dari Indoneisia Timur, dapat bersaing dan memiliki prestasi dalam manajemen pengeloloaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.
"Mereka lulusan dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Indonesia dan Timur Tengah, seperti Dr. Haniah, Lc.MA yang merupakan alumni Univiversitas Al-Azhar, Kairo, Mesir," kata Andi Muhammad Akmal.
Sementara itu, Dr. Haniah, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh para sahabat dan koleganya di lingkungan UIN Alauddin Makassar.
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada suaminya, Dr. H. Andi Muhammad Akmal, yang juga merupakan dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar.
"Terima kasih atas support dan dukungan para sahabat serta kolega dosen UIN Alauddin Makassar, terkhusus kepada suami saya, Dr. H. Andi Muhammad Akmal, sehingga saya dapat lulus dan mendapat kepercayaan sebagai asesor LAMGAMA," ujar Haniah.
Menurutnya, keberhasilannya tersebut juga menjadi bukti bahwa alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.
"Ini juga menjadi bukti bahwa alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, dapat berkontribusi dalam pengembangan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia," pungkasnya








