GOWA, SULSEL.POJOKSATU.id - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, meminta dosen meningkatkan produktivitas penelitian dan kualitas pembelajaran setelah menduduki jabatan fungsional. Pesan itu disampaikan saat melantik 15 pegawai negeri sipil (PNS) formasi 2024 dalam jabatan fungsional dosen, Rabu (21/10/2026).
Dalam pelantikan yang berlangsung di Gedung Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD), Kampus II UIN Alauddin Makassar, sebanyak 13 dosen dilantik dalam jabatan Asisten Ahli dan dua lainnya sebagai Lektor.
Prof. Hamdan Juhannis menegaskan, jabatan fungsional bukan sekadar pencapaian administratif dalam perjalanan karier aparatur sipil negara (ASN). Status tersebut harus diikuti tanggung jawab akademik yang lebih besar, terutama dalam penelitian, pengajaran, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Ia secara khusus mendorong para dosen agar lebih aktif melakukan penelitian serta memanfaatkan dukungan yang tersedia di lingkungan kampus untuk mengembangkan kapasitas akademik.
“Harus rajin riset, saya ingatkan sekali lagi, riset,” tegasnya.
Menurut Prof. Hamdan, rekam jejak penelitian menjadi salah satu modal penting bagi dosen untuk meningkatkan kompetensi dan mengembangkan karier akademik. Karena itu, dosen yang baru dilantik diharapkan tidak berhenti pada pencapaian jabatan, tetapi menjadikannya sebagai dorongan untuk menghasilkan karya ilmiah.
Selain penelitian, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas mengajar. Dosen diminta membangun proses pembelajaran yang mendorong mahasiswa aktif belajar, berpikir kritis, dan mengembangkan kemampuan akademik.
Ia mengingatkan bahwa profesionalisme tidak cukup ditunjukkan melalui status kepegawaian atau jabatan yang disandang. Kualitas kerja harus tercermin dalam produktivitas riset, kedisiplinan mengajar, serta kemampuan memberikan tantangan akademik yang relevan kepada mahasiswa.
Prof. Hamdan juga meminta para dosen tidak mudah mengeluh ketika menghadapi tuntutan pekerjaan. Menurutnya, kesiapan menghadapi tantangan dan persaingan merupakan bagian dari profesionalisme yang perlu dibangun di lingkungan perguruan tinggi.
Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi para dosen untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Berdasarkan data per 21 Oktober 2026, jumlah dosen di lingkungan UIN Alauddin Makassar tercatat sebanyak 903 orang. Jumlah tersebut menjadi potensi sumber daya akademik yang perlu dioptimalkan melalui peningkatan produktivitas penelitian, penguatan kualitas pembelajaran, dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.







