MAKASSAR, SULSEL.POJOKSATU.id - Lima anak dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menjadi bagian dari 24 alumni Madrasah Aliyah Negeri Pendidikan Keagamaan (MAN PK) Makassar yang melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Keberangkatan para alumni MAN PK Makassar ke Al-Azhar berlangsung melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Selasa (27/10/2026). Mereka akan menempuh pendidikan di salah satu institusi pendidikan Islam yang menjadi tujuan studi mahasiswa dari berbagai negara.

Lima alumni yang merupakan putra-putri dosen UIN Alauddin Makassar itu adalah Andi Ahla Naylah, Syihila Syaziliah Syahlah, Muh. Fajrul Rahman, Nirwan Falutha Ahsan, dan Rifqy Muzakky Sulaiman.

Andi Ahla Naylah merupakan putri Dr. H. Andi Muhammad Akmal dan Dr. Hj. Haniah. Sementara itu, Syihila Syaziliah Syahlah merupakan putri Prof. Dr. H. Laode Ismail.

Adapun Muh. Fajrul Rahman adalah putra Dr. H. Abd. Rahman A. Masse, Nirwan Falutha Ahsan merupakan putra Dr. Ahsan, sedangkan Rifqy Muzakky Sulaiman adalah putra Dr. Ida Suaidah.

Keberangkatan kelima alumni tersebut menjadi bagian dari perjalanan pendidikan 24 lulusan MAN PK Makassar yang berasal dari sejumlah daerah, baik di Sulawesi Selatan maupun luar provinsi.

Bekal Pendidikan dari MAN PK Makassar

Melanjutkan pendidikan ke luar negeri tentu membutuhkan persiapan akademik dan mental. MAN PK Makassar membekali para siswanya dengan pembelajaran kitab kuning, kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris, serta keterampilan modern.

Madrasah ini juga mengembangkan wawasan keagamaan yang moderat dan berwawasan kebangsaan. Proses pembelajaran didukung oleh syekh yang ditugaskan Al-Azhar serta pembina dari kalangan alumni dan pesantren.

Bekal tersebut menjadi bagian dari persiapan para alumni untuk melanjutkan studi di Mesir. Namun, perjalanan pendidikan mereka tidak berhenti pada keberangkatan. Tantangan berikutnya adalah beradaptasi dengan lingkungan baru, menjaga konsistensi belajar, dan menyelesaikan pendidikan dengan baik.

Pelepasan dan Pendampingan

Keberangkatan para delegasi muda ini difasilitasi oleh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pendidikan (LDP) Al Huda MAN PK Makassar. Selama perjalanan hingga tiba di Mesir, mereka didampingi langsung oleh Pembina MAN PK, Ustazah Hj. Hardiwati, Lc., M.Pd., yang juga merupakan alumni Universitas Al-Azhar sekaligus lulusan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.

Sebelum resmi bertolak ke bandara, pihak madrasah telah menggelar prosesi pelepasan formal. Acara pelepasan resmi dilaksanakan bertepatan dengan Upacara Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah pelepasan bertajuk Liqaul Mahabbah pada 23 Oktober 2026.

Dalam acara ramah tamah tersebut, Dr. Hj. Haniah yang juga menjabat sebagai Ketua Prodi S2 Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Pascasarjana UIN Alauddin, diamanahkan untuk membawakan sambutan.

Di hadapan para mahasiswa baru Al-Azhar, ia memaparkan pentingnya urgensi studi di Mesir serta membagikan kiat-kiat dan tips strategis agar para santri dapat menuntaskan studi mereka dengan sukses dan tepat waktu.

Pesan Orang Tua dan Harapan untuk Masa Depan

Suasana haru dan bangga mewarnai area Bandara Makassar saat para pembina dan orang tua mengantarkan langsung keberangkatan para santri.Menutup momentum pelepasan ini, Dr. H. Andi Muhammad Akmal, S.Ag., M.HI., selaku Ketua Prodi Hukum Tata Negara (HTN) Siyasah Syar'iyyah FSH UIN Alauddin Makassar, menitipkan doa dan harapan mendalam bagi masa depan para kader ulama tersebut.

"Semoga ananda semua selamat sampai di tujuan, senantiasa dianugerahi kesehatan, dan meraih kesuksesan dalam menuntut ilmu di bumi para nabi. Kalian adalah harapan masa depan umat dan bangsa," pungkasnya.