POJOKSULSEL, MAKASSAR - Alumni Pesantren Kementerian Agama, Madrasah Aliyah Pendidikan Khusus Ujungpandang (MAPK Ujungpandang) kembali dikukuhkan sebagai guru besar UIN Alauddin Makassar pada Selasa (14/10/2024) besok. Ia adalah Prof. Dr. H. La Ode Ismail Ahmad, S.Ag., M.Th.I.

Prof La Ode Ismail Ahmad adalah alumnus MAPK Ujungpandang 1996. Ia masuk ke MAN PK Makassar sebagai utusan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Prof La Ode Ismail Ahmad berada di bawah bimbingan langsung Syekh Gurutta Dr. H. Baharuddin HS dalam bidang tafsir dan Drs. Muhammad Thalib Katatte dalam bidang hadis selama di MAPK Ujungpandang.

Saat ini, Prof La Ode Ismail tercatat sebagai profesor dalam bidang Sosiologi Hadis Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.

Baca Juga: Dewas Perumda Parkir Makassar Muharram Madjid: Jabatan Hanya Daki, Utama Ini...

Tidak hanya itu, Prof La Ode Ismail merupakan alumnus ke delapan MAN PK Makassar, yang mencapai puncak karier akademik tertinggi sebagai guru besar.

Sebelumnya, ada nama Prof Syamsul Rijal sebagai guru besar UIN Jakarta dan Prof Abd. Majid sebagai guru besar di UINSI Samarinda.

Sementara itu, sebelumnya ada lima guru besar di UIN Alauddin Makassar alumni MAN PK Makassar, yaitu Prof Halim Talli dan Prof Achmad Musyahid di Fakultas Syariah dan Hukum.

Prof Muhsin Mahfudz dan Prof Muhaemin sebagai guru besar di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Prof Muhsin adalah dekan periode 2019-2023. Dilanjutkan Prof Muhaemin sebagai Dekan FUF periode 2023-2027.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Paparkan Capaian Sulawesi Selatan pada Pembukaan Gerakan Pangan Murah

Di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ada nama Prof Erwin Hafied. Kini, ada nama Prof La Ode Ismail Ahmad yang menambah deretan profesor yang merupakan alumni MAPK Ujungpandang.

Prof La Ode Ismail menyampaikan pidato guru besar berjudul Pengarusutamaan Tata Krama Sosial dalam Membangun Kampus Peradaban Perfektif Hadis.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis pun terkesan dengan pidato Prof La Ode Ismail yang menjelaskan pentingnya tata krama.

"Menarik ini karena ini untuk kepentingan kita semua, khususnya di kampus ini,

Rektor UIN Alauddin menjelaskan, tata karama itu adalah etika. Etika itu adalah adab. Adab itu adalah akhlak. Orang bijak mengatakan akhlak itu berada di atas syariat.

"Itulah sebabnya orang yang bertika cenderung taat hukum dan orang yang taat hukum belum tentu beretika. Betapa pentingnya tatakrama sosial itu," katanya.

Profil Prof La Ode Ismail Ahmad

Prof La Ode Ismail Ahmad lahir di Raha pada 13 Maret 1978.

Jenjang pendidikan Prof La Ode Ismail, yaitu:

Baca Juga: Guru Besar Geoteknik PNUP Pimpin Senat Politeknik Negeri Ujung Pandang Periode 2025-2029, Ini Sosoknya

SDN 1 Duruka, Kabupaten Muna (1990) MTsN Raha (1993), MAN-PK Makassar (1996).

Kemudian, sarjana Tafsir Hadis IAIN Alauddin Ujung Pandang (2000), magister Dirasah Tafsir Hadis IAIN Alauddin Ujung Pandang (2003) dan doktor Tafsir Hadis (2009).

Riwayat pekerjaan dan Jabatan

Ketua Prodi Ilmu Hadis Program Magister Pascasarjana UIN Alauddin Makassar (2023-sekarang)

Pendiri Saoraja Hadis Institute Al-Musnad: Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (2025)

Baca Juga: Universitas Hasanuddin dan Politeknik Negeri Balikpapan Teken Kerja Sama, Fokus Tiga Program Doktor

Sekretaris Prodi Dirasah Islamiyah Program Magister UIN Alauddin Makassar (2017-2023)

Tenaga Ahli Ketua Komisi VII DPR-RI (2022- 2024)

Penanggungjawab Divisi Penerbitan dan Percetakan P2B UIN Alauddin Makassar (2016)

Penanggungjawab Divisi Asrama P2B UIN Alauddin Makassar (2017)

Chief Editor Jurnal Diskursus Islam Pascasarjana UIN Alauddin Makassar (2017 - sekarang)

Chief Editor International Journal of Islamic Studies (2022 - sekarang)

Reviewer pada Al Isnad: Journal of Indonesian Hadith Studies, Institut Daarul Qur’an Jakarta (2025-2027)

***