POJOKSULSEL, MAKASSAR - Video ceramah Anregurutta Prof Dr KH M Faried Wadjedy, Lc, MA, viral di media sosial. Materinya terkait dua calon yang akan bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2024.

Video viral berdurasi sekitar 40 detik itu, Anregurutta Prof Faried Wadjedy mengingatkan kepada jemaah mengenai Pilgub Sulsel 2024 yang akan diikuti dua pasangan calon.

Disampaikan Anregurutta Prof Faried Wadjedy, kontestasi di Pilgub Sulsel dimana ada dua calon yang bertarung dengan pilihan berbeda. Perbedaannya adalah ada yang pro-Barzanji dan Maulid Nabi Muhammad SAW dan ada pula yang anti-barzanji dan Maulid Nabi Muhammad.

Baca Juga: UIN Alauddin Makassar Masuk Jajaran PTKN Terbaik Versi AD Scientific Index 2025

"Kita menghadapi Pilkada (Pilgub Sulsel) ada dua pasang calon gubernur. Ada yang pro Barazanji ada yang Anti-Barazanji. Ada yang pro Maulid, ada yang anti Maulid. Silakan pilih, silakan pilih," kata Anregurutta Prof Faried Wadjedy.

Sekadar diketahui, Pilgub Sulsel 2024 diikuti dua pasangan yang sudah mengambil nomor urut. Nomor urut 1 pasangan Danny Pomanto-Azhar Arsyad (DIA) dan nomor urut 2 pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati).

Dalam kutipan pesannya tersebut, Anregurutta Prof Faried Wadjedy tidak menyebut siapa calon di Pilgub Sulsel yang dimaksud pro-Barzanji dan Maulid Nabi Muhammad SAW dan calon yang anti-barzanji dan Maulid Nabi Muhammad.

Baca Juga: Sufirman Rahman Jelaskan Duduk Perkara Proyek Videotron UMI yang Seret Namanya sebagai Tersangka

Sekadar diketahui, sepanjang pekan lalu, Calon Gubernur Sulsel Danny Pomanto menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di beberapa tempat. Seperti merayakan Maulid bersama pengurus dan jemaah Masjid Almarkaz, bersama komunitas Angkatan Muda Kabah di Lapangan Antang, dan juga Maulid Nabi Muhammad yang digelar Pemkot Makassar di Anjungan Pantai Losari.

Sama halnya dengan calon wakilnya Azhar Arsyad. Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel Azhar Arsyad menggelar maulid di kediamannya yang diawali dengan pembacaan Barzanji. Azhar Arsyad merupakan bagian dari keluarga besar Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Mangkoso.

Sementara itu, penelusuran di mesin pencari dilakukan pada Calon Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang berkaitan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad tahun ini, tidak ditemukan. Hanya ada berita Calon Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi yang merayakan Maulid bersama warga di Maccini Parang, Makassar, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Rektor UMI Belum Terima Sprindik, Prof Sufirman Tahu Jadi Tersangka Penggelapan dari Pemberitaan

Hanya saja memang Anregurutta Prof Faried Wadjedy dalam videonya yang viral tidak disebutkan secara spesifik siapa dari masing-masing calon yang dimaksud pada keduanya.

Pimpinan Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Mangkoso Anregurutta Prof Faried Wadjedy melanjutkan pesannya, dengan mengingatkan menghindari politik uang. Anregurutta Prof Faried Wadjedy mengatakan, jangan kerena uang yang kemudian merusak mabda' atau Aqidah Aqliyah.

"Jangan karena lima puluh ribu, seratus ribu lalu pindah pilihan. Lalu merusak mabda' kalian. Pilihlah yang sesuai dengan kalian," pesan Anregurutta Prof Faried Wadjedy.

Mabda’ yang disebut oleh Anregurutta Prof Faried Wadjedy adalah Aqidah Aqliyah. Mabda’ dalam bahasa Arab adalah suatu bentuk (shighat) masydar mimy dari kata bada’a, yabda’u, bad’an wa mabda’an, yang bermakna memulai. Menurut istilah, mabda’ berarti pemikiran yang mempunyai dasar yang kemudian di atasnya ditambah dengan pemikiran lainnya.

Anregurutta Prof Faried Wadjedy dalam pesannya tetap memberikan pilihan kepada rakyat Sulsel untuk menentukan hak suara masing-masing.

Baca Juga: Pjs Wali Kota Makassar Ogah Tinggal di Rujab, Andi Arwin Azis: Hanya Kepentingan Menerima Tamu

"Kalau kalian anti Barzanji, silakan pilih yang anti-barzanji. Kalau kalian pencinta Barzanji, maka pilih jugalah calon yang pencinta barzanji. Itu pesan saya. Wallahu a'lam bissawab," pesan Anregurutta Prof Faried Wadjedy.

Di video tersebut, Anregurutta Prof Faried Wadjedy menggunakan songkok berwarna putih dipadankan dengan setelan jas berwarna hijau. Di bagian bawah video ada bookmark "Barakka'na Gurutta Channel."

Berikut profil Anregurutta Prof Faried Wadjedy yang dikutip dari website DDI Mangkoso.

Nama Lengkap : AG.Prof.Dr.K.H.M. Faried Wadjedy, M.A.

Tempat dan Tanggal Lahir : Lapasu Kab. Barru, 22 Juni 1943

Alamat : Kampus 1 Pondok Pesantren DDI Mangkoso Kab. Barru Sulawesi Selatan

Pekerjaan/Jabatan : Pimpinan Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Mangkoso

Alamat Kantor : Jalan Raya AGH. Abdurrahman Ambo Dalle, Kampus 1 Pondok Pesantren DDI Mangkoso Kab. Barru Sulawesi Selatan

Baca Juga: Danny Pomanto Tinjau 21 Unit Mobil Ambulans Bantuan KemenkesSehari Sebelum Cuti Pilkada

Jabatan Lain :
- Majelis Syuyukh PB DDI 2022 – 2027
- Ketua Umum MUI Kab. Barru

Latar Belakang Pendidikan :

- SRN Mangkoso Tahun 1955
- Pesantren DDI Mangkoso 1955-1966
- Sarjana Muda (Bachelor of Arts) Fakultas Syariah Universitas Islam Addariyah DDI Mangkoso 1970
- S-1 (Lc) Fakultas Syariah Universitas Al-Azhar Cairo Mesir Tahun 1980
- S-2 (MA) Fakultas Darul Ulum Cairo University Tahun 1984
- Profesor Doctor Honoris Causa dari Kolej University Insaniah Kedah Malaysia Tahun 2008

Kegiatan-kegiatan ilmiah yang pernah diikuti:
- Silaturahmi Kerja Nasional (SILAKNAS) ICMI II tgl.5 s.d. 7 Desember 1992 di Hotel Indonesia, Jakarta.

- Serasehan ABRI dan Tokoh Masyarakat se-Sulawesi Selatan tentang Perspektif dan Pengembangan Agama dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada Pelita VII tgl. 29 s.d. 30 November 1995, sebagai pemakalah dengan judul “Posisi dan Peran Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam Perspektif Pelita VII”.

Baca Juga: Fakta-Fakta Unik Jayadi Nas dan Amson Padolo, Dua Kali Ditunjuk Pjs Bupati

- Muktamar II dan Simposium Nasional ICMI 7 s.d. 9 Desember 1995 di Hotel Indonesia, Jakarta.

- Rapat Paripurna AMD XVI 9 April 1996 di Balai Kemanunggalan ABRI dan Rakyat Ujung Pandang, dengan makalah “Tanggapan Masyarakat terhadap Kegiatan ABRI Masuk Desa (AMD)”.

- Silaturahmi Ulama Sulsel dan Maluku dengan Presiden dan Wakil Presiden RI (Soeharto dan Try Sutrisno) 17 Mei 1996 di Jakarta.

- Peserta Silaturahmi Nasional Ulama dan Pengasuh Pesantren Indonesia (FOSUPPI) 14 s.d. 15 Februari 1999 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

- Halaqah Redefinisi Hubungan Ulama Umara untuk Rakyat, kerja sama P3M Jakarta dan MUI-DDI Sulsel 28 – 30 September 1999 di Wisma Amanah Ujung Pandang, dengan makalah “Hubungan Ulama-Umara dan Rakyat Menurut Tinjauan Agama”.

Baca Juga: Pjs Bupati Tolong Simak! Zudan Arif Fakrulloh: Kalau Mau Selamat Ikuti Surah Yasin Ayat 40

- Orientasi Pelaksanaan Pengembangan Peran Pondok Pesantren, 21 – 23 Juli 2000 di Wisma YPI Ciawi Bogor, sebagai peserta.

- Rakernas Penyelenggaraan Haji dan Muzakarah Nasional, 10 – 20 Mei 2000 di Departemen Agama Pusat.

- Temu Alumni DDI Nasional, 26 Februari 2005 di Gedung KNPI Jakarta.

- Peserta Seminar Revitalisasi Pendidikan Pondok Pesantren di Era Globalisasi, Bogor.

- Peserta Muktamar IV ICMI 4 – 7 Desember 2005 di Hotel Syahid Jakarta.

- Peserta Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI ke-2, 25 – 28 Mei di Pondok Modern Gontor Ponorogo Jatim.

- Pemakalah dalam Seminar Nasional Pengembangan Pondok Pesantren Salafiyah, 8 – 10 Juni 2007 oleh Balitbang dan Diklat Departemen Agama RI di Bogor, dengan makalah “Model Pengembangan Sistem Pendidikan, Paham Keagamaan, dan Jaringan Ponpes Salafiyah”.

- Peserta Lokakarya Dukungan terhadap Prestasi Mahasiswa Indonesia di Mesir, oleh KBRI Cairo tgl. 12 -13 April 2008 di Al-Azhar Conference Centre Cairo Mesir.

- Peserta Sosialisai Peraturan Perundang-Undangan tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan, Ditjen Pendidikan Agama Depag RI, 9 – 11 Juni 2009 di Manado.

- Pemakalah dalam “Halaqah Nasional Refreshing Dai” Pimpinan Pusat Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI), 2012.(***)