6 April 2025, kita memperingati Hari Jadi Bone yang ke-695. Momentum bersejarah ini bukan sekadar angka, tetapi merupakan refleksi dari perjalanan panjang sebuah peradaban yang kaya akan nilai-nilai, kearifan lokal, dan semangat perjuangan.

Kabupaten Bone bukan hanya tanah kelahiran para pejuang, tetapi juga tempat di mana falsafah hidup masyarakat Bugis tumbuh dan mengakar kuat dalam kehidupan sosial.

Dalam tradisi Bugis, hidup tidak hanya diukur dari umur dan sejarah, tetapi juga dari nilai yang diwariskan. Falsafah seperti “Sadda mappabatii ada” menggambarkan bagaimana kata yang lahir dari bunyi menjadi kekuatan yang membentuk realitas sosial.

Baca Juga: PORDI dan Higgs Games Gelar Open Tournament Domino Makassar 2025, Dorong Olahraga Intelektual Lokal ke Kancah Global

Ucapan adalah janji, dan setiap kata adalah tanggung jawab yang membentuk kehormatan.

Falsafah “Ada mappabatii gau” dan “Gau mappabatii tau” mengajarkan kita bahwa kata harus diwujudkan dalam tindakan nyata, dan tindakanlah yang membentuk nilai kemanusiaan.

Di tengah perubahan zaman, nilai ini tetap menjadi pilar dalam membangun karakter masyarakat Bone yang tangguh, jujur, dan penuh integritas.

Nilai luhur seperti “Tau sipakatau”, “Siri’ na pesse”, dan “Nasibawai wawang ati mapaccing” menjadi dasar dalam menciptakan masyarakat yang menjunjung tinggi martabat, saling menghargai, dan bertindak dengan hati yang bersih.

Baca Juga: BPBAP Takalar Tetap Aktif Dukung Pembudidaya di Tengah Efisiensi Anggaran

Semangat ini menjadikan Bone tidak hanya besar secara sejarah, tetapi juga luhur secara moral.

Dalam dunia yang terus berubah, masyarakat Bone tetap teguh pada nilai-nilai pangadereng, yang mencakup adat, hukum, etika, dan ajaran spiritual.

Mappasanre lao ri elo ullena Puang Allahu Ta’ala menjadi penegasan bahwa di atas segala usaha, ada kekuatan Ilahi yang memandu langkah kita.

Melalui semangat acca, lempu, warani, getteng, reso, dan tenricau, kita belajar bahwa kecerdasan, kejujuran, keberanian, keteguhan, kerja keras, dan daya saing adalah fondasi yang membawa Bone ke masa depan yang lebih cerah.

Sementara nilai asitinajang dan asimellereng menuntun kita untuk tetap sederhana dan bersatu dalam setiap langkah.

Selamat Hari Jadi Bone ke-695. Mari kita lanjutkan warisan kebesaran ini dengan semangat perubahan, tetap berakar pada nilai-nilai luhur Bugis, dan terus bergerak maju menuju Bone yang beradab, maju, dan sejahtera. Yassiberrui tauwe, tessirui adanna.
(Masyarakat harus bersatu, jangan saling menyakiti dengan kata-kata)

Penulis: Zaenuddin Endy
Ketua Ikatan Alumni Pesantren Modern (IKAPM) Aljunaidiyah Bone