POJOKSULSEL, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa kajian terkait rencana pembentukan sejumlah Direktorat Jenderal (Ditjen) masih berlangsung dan belum difinalisasi.
"Kemenag memang tengah melakukan kajian pembentukan sejumlah Direktorat Jenderal atau Ditjen. Tapi ini masih sebatas rencana yang terus dilakukan kajian,” tegas Kamaruddin Amin di Jakarta dilansir laman Kemenag, Rabu (30/4/2025).
Kamaruddin Amin mengatakan, sejumlah usulan Direktorat Jenderal yang muncul dalam dalam diskusi dan pembahasan, yaitu Ditjen Pesantren, Ditjen Pendidikan Tinggi Keagamaan, Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan, serta Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Baca Juga: Ribuan Honorer Kabupaten Maros Ikuti Seleksi PPPK, Pemkab Dorong Skema Paruh Waktu
Selain itu, kata guru besar UIN Alauddin itu, Kemenag juga tengah mempertimbangkan status Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM. Apakah tetap berbentuk badan atau naik status menjadi Ditjen.
"Jika bentuknya Ditjen kira-kira namanya tetap Moderasi Beragama atau ada nama lain?,” katanya.
Kamaruddin menekankan bahwa proses ini memerlukan waktu dan pertimbangan matang, termasuk dari aspek kebutuhan, sumber daya manusia, hingga anggaran.
Baca Juga: Misi Besar Unhas Kawal Unsulbar Jadi PTN BLU, Mendiktisaintek Ingatkan Rektor Berpikir Layaknya CEO
Rencana pembentukan ditjen-ditjen baru tersebut nantinya akan diajukan ke kementerian terkait dan juga dibahas bersama DPR.
Kemenag terus melakukan kajian dan pembahasan untuk nantinya difinalkan dan dijadikan sebagai usulan yang akan disampaikan ke kementerian terkait untuk dilakukan pembahasan, termasuk juga dengan mitra kita di DPR,” katanya.
Kamaruddin Amin mengaku proses pembentukan satuan kerja setingkat Eselon I membutuhkan proses panjang. Selain terkait urgensi, juga berkenaan dengan sumber daya, termasuk juga anggaran.
Baca Juga: Bangga! Bupati Sutinah Suhardi Uji Disertasi Doktor Inspektur Kabupaten Mamuju di STIE AMKOP
“Ini masih terus dikaji dan diproses. Terpenting semua dilakukan Kemenag dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik,” tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i menyampaikan rencana pembentukan Direktorat Jenderal baru di lingkungan Kementeria Agama.
Romo Muhammad Syafi'i bersama para staf ahli dan dirjen di Kementerian Agama, sedang fokus membahas rencana pembentukan empat direktorat jenderal baru.
Empat direktorat jenderal baru yang tengah dirangcang, yaitu embentuk Ditjen Kontra Radikalisme, Ditjen Pendidikan Tinggi Keagamaan, Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan, dan Ditjen PAUD.
Selain itu, Kemenenag juga merancang langkah strategis dalam pengembangan madrasah melalui transformasi kelembagaan yang adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional.
Transformasi tersebut mencakup pembentukan tiga model madrasah, yaitu Madrasah Pendidikan Kitab Kuning (Madrasah PK); Madrasah Cendekia (Madrasah IC); serta Madrasah Kejuruan.
***




