POJOKSULSEL, MAKASSAR - Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi, turut hadir sebagai penguji eksternal dalam sidang terbuka ujian promosi doktor Inspektur Kabupaten Mamuju, Muhammad Yani. Ujian tersebut diselenggarakan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar, dalam rangka penilaian kelayakan promovendus menyandang gelar Doktor Manajemen.

Dalam kapasitasnya sebagai penguji eksternal, Sutinah Suhardi mendampingi Ketua STIE AMKOP Makassar, Dr. Gunawan, S.E., M.Si., serta Direktur Pascasarjana STIE AMKOP, Prof. Dr. Matalatta, S.E. Ketiganya secara bersama-sama menguji disertasi yang diajukan oleh Muhammad Yani, yang juga menjabat sebagai Inspektur Kabupaten Mamuju.

Kehadiran Bupati Mamuju Sutinah Suhardi dalam forum akademik tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Ketua STIE AMKOP Makassar. Dr. Gunawan menyampaikan penghargaan atas partisipasi Sutinah Suhardi, seraya menyebut kehadiran tersebut sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan pendidikan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.

Baca Juga: Tiga Rektor Dampingi Mendiktisaintek Resmikan Gedung Baru Fakultas Kedokteran Unsulbar

“Ini adalah bukti kredibilitas akademik Ibu Bupati serta bentuk nyata dukungan terhadap kemajuan pendidikan tinggi di daerah. Komitmen beliau terhadap pengembangan SDM sangat layak diapresiasi,” ungkap Dr. Gunawan.

Promovendus, Muhammad Yani, juga turut menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran langsung Bupati Sutinah dalam ujian doktornya. Ia menilai keikutsertaan kepala daerah dalam proses akademik ini memberi makna lebih terhadap relevansi disertasinya dengan kebutuhan riil pemerintahan dan masyarakat.

“Dukungan Ibu Bupati tidak hanya memberi semangat, tetapi juga membuka peluang agar gagasan dalam disertasi saya dapat segera diaktualisasikan dalam kebijakan dan pelayanan publik,” tutur Yani.

Baca Juga: Ali Yafid Paparkan Kesiapan Embarkasi Makassar Layani 15.856 Jemaah di RDP Komisi VIII DPR RI

Ia menambahkan, kehadiran dan dukungan Bupati Sutinah merupakan bagian dari komitmen beliau dalam mendorong lahirnya lebih banyak aparatur sipil yang bergelar doktor. “Sejak masa kepemimpinan beliau, tercatat sudah 10 aparatur Pemkab Mamuju berhasil meraih gelar doktor. Ini tentu menjadi capaian penting bagi pembangunan SDM di Mamuju,” tutupnya.

***