POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemkot Salatiga melakukan kunjungan ke Pemkot Makassar dalam kegiatan Press Tour untuk meningkatkan pola komunikasi antara pemerintah daerah dan media.

Rombongan Pemkot Salatiga yang dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Kota Salatiga Sidqon Effendi, yang mewakili Pj Wali Kota Salatiga, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin mempelajari dari Pemkot Makassar, bagaimana komunikasi yang efektif antara pemerintah dan media dapat berkontribusi terhadap kelancaran pemerintahan.

Kunjungan ini diikuti oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan media dari Salatiga untuk sharing dengan Pemkot Makassar. Mereka ingin mencari referensi terbaik agar hubungan antara dua elemen ini bisa lebih efektif 

Baca Juga: Tasming Hamid Ingin Kunjungi Tiga Paslon Eks Rival di Pilkada Parepare, Ini Tujuannya

Salah satu poin yang menarik perhatian rombongan dari Salatiga adalah pola komunikasi Pemkot Makassar yang melibatkan media dalam forum-forum strategis.

Pemkot Salatiga ingin mengadopsi sistem komunikasi yang telah diterapkan di Makassar, termasuk penggunaan grup WhatsApp yang menghubungkan wali kota, kepala OPD, dan media.

Dengan cara ini, respons terhadap isu-isu yang berkembang dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Baca Juga: Termasuk Pasien Rujukan, 18 Penumpang Kapal Patah Kemudi di Perairan Kepulauan Selayar Dievakuasi

“Intinya kami mencari bentuk komunikasi antara Pemkot dengan teman media agar dua elemen itu bisa berjalan baik. Harapannya, ketika pemerintah dengan media itu punya hubungan baik, pemerintahan akan berjalan baik dan kondusif,” ungkap Sidqon, Kamis (6/2/2025).

Ia menambahkan bahwa banyak masukan dari media di Makassar yang bisa diterapkan di Salatiga.

Baca Juga: Segini Total Gaji dan Tunjangan Bupati dan Wakil Maros, Dibayar Setiap Tanggal 1

Dengan pola komunikasi yang lebih terbuka, pemerintah dapat mengantisipasi potensi permasalahan sejak dini. Menurutnya, sistem ini juga memungkinkan media untuk menyampaikan aspirasi masyarakat lebih langsung.

“Dengan masukan dari teman-teman media itu, bisa segera kita tindaklanjuti. Tadi ada banyak penjelasan yang cukup baik, mudah-mudahan bisa kita terapkan di Salatiga,” jelasnya.

Selain mempelajari pola komunikasi antara pemerintah dan media, kunjungan ini juga dilakukan untuk mempelajari strategi Kota Makassar dalam meraih penghargaan Kota Sehat.

Kunjungan rombongan Pemkot Salatiga ini disambut langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar Ahmad Asy'arie yang mewakili Wali Kota Makassar, di ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Kamis (6/2/2025).

Dokter Ari, sapaan akrab Ahmad Asy'arie yang membacakan sambutan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, menekankan pentingnya peran media dan komunikasi pemerintah di era digital.

Menurutnya, transparansi informasi, kecepatan penyampaian berita, serta akurasi dalam pemberitaan menjadi pilar utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Baca Juga: Pemkot Parepare Bersiap Sambut Bulan Ramadhan, Abdul Hayat Gani Kumpulkan Pimpinan Forkopimda

“Di era digitalisasi saat ini, peran media dan komunikasi pemerintah sangatlah penting. Transparansi informasi, kecepatan dalam penyampaian berita, serta akurasi dalam pemberitaan menjadi pilar utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” katanya.

Ia berharap kunjungan ini menjadi wadah diskusi produktif bagi Pemkot Makassar dan Pemkot Salatiga. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga profesionalisme dalam pemberitaan serta membangun kerja sama yang semakin erat dalam bidang komunikasi publik.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Pemerintah Kota Salatiga yang menjadikan Makassar sebagai salah satu tujuan Press Tour tahun ini," katanya.

Baca Juga: Pemkot Parepare dan DPRD Koordinasi Bahas Rencana Pelantikan Kepala Daerah

Dirinya berharap kunjungan ini dapat menjadi wadah diskusi yang produktif bagi kedua daerah

Khususnya dalam membangun ekosistem komunikasi yang lebih baik, mengembangkan kerja sama antar-media, serta memperluas jaringan kolaborasi di bidang informasi dan publikasi.