MAKASSAR, SULSEL.POJOKSATU.id - Sebanyak 93 Sekolah Rakyat Permanen di Indonesia telah beroperasi. Kementerian Sosial menargetkan ada 100 Sekolah Rakyat di tahun 2026.

Puluhan Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi di seluruh Indonesia tersebut menampung 44 ribu siswa mulai dari jenjang SD, SMP, dan SMA.

"Per hari ini sudah ada 44 ribu lebih, nanti lagi insyaallah akan ada 45 ribu lebih bahkan yang akan sekolah di sekolah rakyat," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai Peringatan Sumpah Pemuda dan 1 Tahun Sekolah Rakyat di GOR Sudiang Makassar, Rabu (28/10/2026).

Sementara itu, kata Gus Ipul masih ada 1.000 anak yang menjalani proses penyetaraan di sentra-sentra Sekolah Rakyat di Indonesia.

"Jadi ada anak-anak itu yang setelah dijangkau ternyata perlu penyetaraan terlebih dulu di sentra-sentra yang kami punya," katanya.

"Ada daerah-daerah luar Jawa yang memerlukan waktu untuk angkutin logistik, bahan-bahan bangunan ini memerlukan waktu sehingga selesainya tidak bisa bersama. Tapi tahun ini dibangun 100 titik," tegasnya.

Mantan Wali Kota Pasuruan ini mengaku tahun 2027, akan ada 100 gedung Sekolah Rakyat permanen yang akan dibangun lagi di seluruh Indonesia.

Diharapkan 100 gedung baru tersebut bisa menampung 2 ribu siswa untuk tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA).

"Targetnya bapak presiden setiap kabupaten kota memiliki sekurang-kurangnya 1 gedung permanen sekolah rakyat," ucapnya.