POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 60 dosen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) UIN Alauddin Makassar mengikuti Workshop Penulisan Artikel Berbasis Gender yang digelar Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M, Rabu (11/2/2026).

Workshop Penulisan berlangsung di Lantai 4 Gedung Rektorat ini menjadi langkah strategis UIN Alauddin Makassar membekali dosen muda dengan kemampuan menulis artikel ilmiah yang responsif terhadap isu-isu gender.

Workshop Penulisan Artikel Berbasis Gender secara resmi dibuka oleh Ketua LP2M UIN Alauddin Makassar, Dr. Hj. Rosmini Amin.

Dalam sambutannya, Rosmini Amin menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas dosen dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas sekaligus peka terhadap dinamika sosial.

"Penguatan kompetensi dosen bukan hanya soal kuantitas publikasi, tetapi juga kualitas dan keberpihakan pada isu-isu strategis, termasuk gender,” ujar dikutip laman resmi UIN Alauddin Makassar.

Baca Juga: Dua Pemuda Bobol Rumah di Tanjung Alang Makassar, Uangnya Buat Beli Narkoba

Senada dengan itu, Kepala Pusat PSGA LP2M yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Prof. Dr. Hj. Djuwariah Ahmad, menyampaikan, workshop ini dirancang sebagai ruang penguatan kompetensi dosen CPNS dalam penulisan artikel ilmiah berbasis perspektif gender.

Menurut Djuwariah Ahmad, pemahaman komprehensif terhadap isu gender akan mendorong lahirnya penelitian yang lebih inklusif, kritis, dan kontributif bagi pengembangan keilmuan.

"Kami berharap para dosen tidak hanya memahami konsep, tetapi mampu mengintegrasikan perspektif gender dalam penelitian dan publikasinya,” jelasnya.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber kompeten. Sesi pertama diisi oleh Sopian Tamrin, M.Pd., yang membawakan materi Strategi Penulisan Artikel Ilmiah Responsif Gender.

Ia memaparkan teknik penulisan, struktur artikel ilmiah, hingga cara mengintegrasikan perspektif gender dalam kajian akademik secara sistematis.

Baca Juga: Putra Daerah Sulawesi Barat Dilantik Jadi Karo SDM Setjen Kemenag, Ini Profil Lengkapnya

Selanjutnya, Prof. Aisyah Kara, Ph.D., membahas Integrasi Islam dalam Penelitian Gender.
Ia mengulas pendekatan metodologis dalam memadukan nilai-nilai keislaman dengan penelitian berbasis gender, sehingga menghasilkan kajian yang kontekstual sekaligus memiliki bobot ilmiah yang kuat.

Melalui kegiatan ini, PSGA LP2M menargetkan peningkatan produktivitas publikasi ilmiah dosen, khususnya pada Jurnal Sipakalebbi yang dikelola PSGA.

Output yang diharapkan adalah semakin banyak dosen yang melakukan submit artikel ilmiah berkualitas, sekaligus memperkuat literasi riset di lingkungan kampus.

Workshop berlangsung sejak pagi hingga sore hari, mencakup sesi pembukaan, pemaparan materi, diskusi, hingga penutupan. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan diskusi interaktif sepanjang kegiatan.

PSGA LP2M berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendorong penguatan riset dan publikasi ilmiah yang sensitif terhadap isu gender di UIN Alauddin Makassar. ***