POJOKSULSEL, JAKARTA - Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar melantik tiga pejabat eselon II lingkup Kementerian Agama RI. Termasuk putra daerah Sulawesi Barat (Sulbar), Dr. Muhammad Zain sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Setjen Kemenag RI.

Muhammad Zain dilantik bersama Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan, Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM, dan Dr. Wawan Junaedi sebagai Sekban Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kemenag.

Pelantikan Muhammad Zain, Prof. Ahmad Zainul Hamdi, dan Wawan Junaedi berlangsung di kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Sebagai saksi, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin dan Inspektur Jenderal Kemenag Khairunas. Turut hadir para pejabat eselon I dan II, staf khusus, serta staf ahli Menteri Agama.

Pada kesempatan itu, Menag Nasaruddin Umar optimistis para pejabat yang dilantik mampu mengemban amanah dengan baik.

Baca Juga: Pilkada Lewat DPRD: Antara Efisiensi Politik dan Ancaman Distorsi Demokrasi

“Saya percaya bahwa saudara bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Menag, di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Menag menekankan pentingnya memahami regulasi dan ketentuan perundang-undangan, khususnya dalam masa transisi tugas dan fungsi dari jabatan sebelumnya ke jabatan baru.

“Pelajari peraturan perundang-undangan agar memahami masa transisi tupoksi dari jabatan sebelumnya. Dengan menjadi pejabat baru, berarti Anda harus sudah memahami ketentuan sesuai jabatan yang dipangku,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar para pejabat mempelajari Peraturan Menteri Agama (PMA) terbaru sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan merumuskan kebijakan.

“Saya harap pelantikan ini menjadi semangat baru untuk menghadirkan terobosan-terobosan bagi Kementerian Agama dan membawa citra Kemenag sebagai kementerian yang proaktif,” lanjutnya.

Baca Juga: Wali Kota Tasming Tasming Tekankan Peran Strategis Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat

Secara khusus, Menag juga menyoroti penguatan kelembagaan, termasuk lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren. Ia meminta agar para pejabat dapat memberikan solusi dan dukungan strategis kepada pimpinan dalam memperkuat direktorat jenderal yang baru tersebut.

“Lahirnya Dirjen Pesantren harus kita dukung bersama. Berikan solusi terbaik kepada pimpinan untuk memperkuat kelembagaan ini,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Menag turut menyampaikan pesan kepada para pendamping pejabat.

“Saya menekankan kepada para istri pendamping untuk menjadi pendamping yang baik dan mendukung transformasi yang dijalankan suami untuk kemajuan Kementerian Agama,” ujarnya.

Profil Muhammad Zain:

Muhammad Zain lahir di Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mamasa (sekarang Polewali Mandar) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada 6 Februari 1972.

Muhammad Zain merupakan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB)

Pendidikan Muhammad Zain diawali dari SDN 031 Tumpiling, Madrasah Tsanawiyah Perguruan Islam Bonde, dan Madrasah Aliyah Negeri Polmas (MAN 1 Polewali Mandar).

Ia adalah lulusan sarjana Tafsir Hadis UIN Alauddin Makassar tahun 1996. Sementara gelar magister dan doktor studi Islam diraih di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tahun 1999 dan 2007.

Muhammad Zain pernah menjabat sebagai Pj Bupati Mamasa. Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag.

Jabatan lain yang pernah diemban adalah Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag RI dan Kepala Pusat Litbang Lektur Keagamaan Kemenag RI.

***