POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Polrestabes Makassar masih mengusut kasus tewasnya warga Jalan Bunga Eja Kecamatan Tallo Makassar yang diduga akibat dianiaya sejumlah oknum polisi, Rabu (23/8/2023).
Warga Jalan Bunga Eja Makassar yang tewas tersebut diketahui bernama Darmawan (47).
Warga Jalan Bunga Eja Makassar ini tewas dengan beberapa luka lebam di bagian tubuhnya.
Baca Juga: Jembatan Pacongkang Soppeng Dilengkapi Teknologi Anti Gempa
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan JM Hutagaol menyebutkan, kasus tersebut berawal saat petugas Satreskrim Polrestabes Makassar hendak melakukan penangkapan terhadap Darmawan.
Ridwan JM Hutagaol menerangkan, kasus ini diawali saat petugas Satreskrim Polrestabes Makassar mengepung sebuah lokasi di Jalan Bunga Eja Makassar.
Buruan Polrestabes Makassar saat itu adalah Darmawan, yang juga tewas setelah diduga dianiaya polisi di TKP.
Baca Juga: 10.131 Pendaftar Beasiswa Indonesai Bangkit 2023 Dinyatakan Gugur, 3.241 Ikut Seleksi Wawancara
"Pelaku ini diamankan oleh Jatanras Polrestabes Makassar. Dia itu residivis pencurian HP. 6 LP di Polrestabes Makassar dan 1 perkara di Polres Pelabuhan Makassar," beber Ridwan JM Hutagaol.
Menurutnya, saat itu, terdapat tiga hingga empat petugas Polrestabes Makassar di Jalan Bunga Eja Tallo.
"Ada 3 hingga 4 orang anggota. Dia itu resedivis dan dikenal licin, sehingga membutuhkan formasi yang tepat dalam penangkapan," lanjut Ridwan JM Hutagaol.
Baca Juga: PSM Makassar Taklukkan Yangon United 4-0, Adilson Brace
Saat penangkapan tersebut, Darmawan warga Jalan Bunga Eja Makassar itu dilaporkan memberontak sehingga terjadi keributan.
"Untuk hasil pemeriksaan di TKP, pelaku itu pesta miras dan melawan, sehingga petugas melakukan pengamanan," kata Ridwan JM Hutagaol.
Pihak Polrestabes Makassar telah meminta kepada pihak keluarga korban untuk dibuatkan laporan.
Baca Juga: Sebelum Ditangkap, Buronan Korupsi Proyek Agribisnis Barru Sembunyi di Puncak Gunung Mamuju
"Kita sudah minta keluarga untuk dibuatkan laporan dan dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya," sebut Ridwan JM Hutagaol.
Sementara itu, keluarga Darmawan menyebutkan terdapat banyak luka memar dan pendarahan di tubuh korban.
Seperti di bagian kaki, lutut, serta bagian kemaluan korban.
Baca Juga: Embung Pallae Bone Bisa Jadi Pilihan Lokasi Wisata Masyarakat
Meski dimikian, Polrestabes Makassar meminta menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat kepolisian.
"Untuk lebih jelas, kita tunggu saja dulu hasil otopsi. Dari situ kita tahu penyebab pasti penyebab meninggal dunia," tambah Ridwan JM Hutagaol. ***



