POJOKSULSEL, BONE - Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Bone menyambut baik program budidaya pisang cavendish Pemprov Sulsel.
Rektor IAIN Bone Prof Syahabuddin menegaskan, IAIN Bone mendukung penuh program budidaya pisang cavendish ini.
Prof Syahabuddin menjelaskan, kampus memiliki banyak sumber daya manusia yang bisa diberdayakan termasuk di IAIN Bone. Hal itu sejalan dengan Tridharma Perguruan Tinggi, pengabdian pada masyarakat, penelitian dan sebagainya.
Baca Juga: Bupati Luwu Utara Hadiri Peringatan Hari Jadi ke 41 Desa Wonokerto
Program budidaya pisang cavendish dinilainya akan menaikkan income per kapita masyarakat. Pasar pisang cavendish ini sudah siap dan sesuai dengan target. Ini akan meningkatkan derajat masyarakat dari pra-sejahtera menjadi sejahtera.
"Itulah yang kita sebut dengan walfare (kesejahteraan). Apa yang kita cari? Rabbana atina fiddunya hasanah adalah bahagia dunia dan selamat akhirat. Inilah yang dimaksud," ujarnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menggandeng IAIN Bone menanam pisang cavendish dalam kegiatan penanaman perdana 1.000 Pohon Pisang, di Kampus II IAIN, Kabupaten Bone, Sabtu, 18 November 2023.
Baca Juga: LUAR BIASA! 2 Juri Internasional dari Belanda Siap Menjuri di 17th Makassar Koi Show 2023
Hadir Forkopimda Bone serta sejumlah dosen dan mahasiswa. Mereka begitu bersemangat melakukan penanaman walau kondisi hujan.
Bahtiar Baharuddin mengatakan, untuk memastikan budidaya pisang yang merupakan program pemerintah berkembang dengan baik, maka harus didasarkan pada ilmu pengetahuan.
"Kampus adalah tempatnya para ilmuan, oleh karenanya kami jadikan kampus sebagai basis utama pendampingannya," kata Bahtiar Baharuddin.
Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Imam Musakkar Ingatkan Warga Taat Bayar Retribusi Sampah
Melalui keterlibatan kampus, kata Bahtiar Baharuddin, masyarakat nanti akan mendapatkan edukasi. Misalnya IAIN Bone, yang dapat menjadi bagian dari budidaya pisang ini. Saat ini di Sulsel, pisang telah dibudidayakan skala masyarakat dan juga skala bisnis atau industri.
"Jadi bisa menjadi sumber penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat, khususnya di Bone," sebut Bahtiar.
Salah seorang mahasiswa, Dewi Astika, mengaku menyambut program ini. "Ini bagus, saya senang ada program tanam pisang di sini, jadi tempat kami untuk belajar juga," sebutnya.
Pada kesempatan ini, Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar juga menyerahkan dokumen pengusulan IAIN Bone menjadi universitas kepada Rektor IAIN Bone. ***




