POJOKSULSEL, MAROS - Bupati Maros, Chaidir Syam, memenuhi undangan Kementerian Pariwisata untuk mempresentasikan master plan bisnis pariwisata Kabupaten Maros.
Dalam pertemuan tersebut, Chaidir Syam didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Maros, Suwardi Sawedi.
Kedatangan Chaidir Syam dan rombongan diterima langsung Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati atau yang lebih dikenal sebagai Ni Luh Puspa, bersama sejumlah deputi di lingkungan kementerian di Jakarta, Jumat (19/9/2025).
Baca Juga: Selamat! Andi Edy Manaf Pimpin ISKI Sulsel 2025–2028, Pelantikan Pengurus Pekan Depan
Chaidir Syam dalam paparannya menegaskan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor andalan pembangunan daerah Maros.
Ia menyebut sejumlah destinasi unggulan, di antaranya Taman Wisata Alam Bantimurung yang dikenal luas sebagai ikon wisata Sulawesi Selatan, serta kawasan karst Rammang-Rammang yang telah mendunia sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.
"Maros memiliki destinasi unggulan, baik wisata alam maupun budaya. Kami berharap kolaborasi pemerintah pusat dapat memperkuat pengembangannya,” ujar Chaidir Syam dikutip rilis Humas Pemkab Maros.
Baca Juga: 411 Orang Diringkus dalam 20 Hari Operasi Sikat Lipu 2025 di Sulsel
Ia menambahkan, pengembangan pariwisata tidak hanya sebatas perbaikan fasilitas, tetapi juga melalui agenda tahunan untuk menarik wisatawan. Beberapa di antaranya adalah Geopark Run, pesta panen Karaeng Marusu, hingga Maulid Jolloloro di Rammang-Rammang.
Selain itu, Pemkab Maros juga tengah menyiapkan konsep wisata kamping keluarga di kawasan pegunungan Tompobulu, Camba, Cenrana, dan Mallawa. “Wisata kamping keluarga menjadi tren baru yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” kata Chaidir Syam.
Sementara itu, Kepala Disparpora Maros, Suwardi Sawedi mengungkapkan pihaknya juga mengajukan dukungan anggaran sebesar Rp29 miliar ke pemerintah pusat. Dana tersebut akan difokuskan untuk membenahi fasilitas wisata Bantimurung yang rusak akibat banjir besar.
Baca Juga: ITP Kerjasama UMI Gelar Pelatihan Audit Mutu Internal Program Hibah SPMI, 7 Kampus Teken MoU
Suwardi juga menyampaikan apresiasi atas capaian Desa Wisata Dolli Tukamasea yang berhasil masuk 60 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2025. “Tentu ini kebanggaan bagi kita. Tahun depan, kami siapkan 60 desa lagi untuk ikut dalam ajang desa wisata,” pungkasnya. ***




