POJOKSULSEL, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di Ruang VVIP Masjid Istiqlal, Jumat (27/02/2026). 

Pertemuan Menag Nasaruddin Umar dan PB PMII membahas peran strategis organisasi kemahasiswaan Islam dalam mendukung pembangunan bangsa serta penguatan sinergi program keumatan.

Nasaruddin Umar menegaskan bahwa PMII, sebagai organisasi berbasis Islam, memegang posisi penting dalam pembangunan nasional, terutama dalam penguatan literasi keagamaan, moderasi beragama, dan pemberdayaan generasi muda.

“Banyak beasiswa yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan kapasitas diri. Kader PMII harus terlibat dan mengambil peluang itu sebagai bagian dari kontribusi nyata untuk bangsa,” ujarnya, menekankan pentingnya keterlibatan aktif kader PMII di ruang publik dan kebijakan.

Baca Juga: Kemasan Buka Puasa Masjid Al Markaz Al Islami Ramah Lingkungan, Seperti Apa?

Sementara itu, Ketua PB PMII Mohammad Shofiyullah Cokro menyampaikan bahwa menjelang peringatan hari lahir (Harlah) organisasi, pihaknya ingin menjadikan momentum tersebut sebagai titik kebangkitan dan penguatan konsolidasi gerakan. 

Puncak Harlah PB PMII rencananya digelar di Provinsi Kalimantan Selatan dengan melibatkan kader dari berbagai daerah.

Rangkaian kegiatan Harlah akan diisi agenda keagamaan dan sosial, seperti peringatan Nuzulul Quran bekerja sama dengan PKU MMI, santunan anak yatim, hingga pembagian sembako kepada masyarakat. 

Tidak hanya itu, setelah Idulfitri, PB PMII juga merencanakan program “Ziarah Nusantara”.

Yaitu mengunjungi tokoh-tokoh agama di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk penghormatan terhadap ulama sekaligus penguatan jejaring kebangsaan.

Baca Juga: Fatmawati Rusdi Resmi Jadi Bunda Yatim Sulawesi Selatan, Target 5.000 Anak Yatim Dibina

Menanggapi paparan tersebut, Menteri Agama menyatakan dukungan penuh terhadap agenda-agenda yang berorientasi pada penguatan nilai keislaman, kebangsaan, dan kepedulian sosial. 

Ia berharap kolaborasi antara Kementerian Agama dan PMII dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam membina generasi muda yang moderat, inklusif, dan berdaya saing.

“Insyallah kami support. Selama itu untuk kemaslahatan umat dan bangsa, tentu akan kita dorong bersama,” tutup Nasaruddin Umar.

***