POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Workshop Konsultatif UNESCO dengan tema “Metodologi Penilaian Kesiapan AI di Indonesia”, di Ruang Senat Lantai 2, Gedung Rektorat Unhas, Kamis (18/7/2024).

Kegiatan ini merupakan kerja sama Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan UNESCO, Ketua Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Hadir Project Officer UNESCO Jakarta Office, Meyda Nento, Ketua Umum KORIKA, Prof. Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc., IPU, PJ Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., Sekretaris Universitas Hasanuddin (Unha) Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phill., Ph.D.

Baca Juga: H Salling Ditemukan, Perahunya Terbawa Gelombang ke Perairan Jeneponto

Dalam sambutannya, Ketua Umum KORIKA, Prof. Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc., menekankan pentingnya meningkatkan kualitas hidup warga negara Indonesia dengan teknologi Artificial intelligence (AI).

“Peta jalan ini akan membimbing kita menuju transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan," kata Prof Hammam

"Dengan bimbingan metodologi UNESCO, kita berharap setiap daerah dapat merasakan manfaat dari perkembangan teknologi AI,” ujar Prof Hammam.

Baca Juga: Disdik Sulsel Maksimalkan 12 Rombel Tiap SMA Tampung 1.700 Siswa Tidak Lulus PPDB di Makassar. Begini Mekanismenya!

Lebih lanjut, Sekretaris Universitas Hasanuddin, Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phill., Ph.D., menyebut bahwa di Unhas, terdapat dua program studi yang berfokus pada AI: Teknik Informatika di Fakultas Teknik dan Sistem Informasi di Fakultas MIPA.

Minat terhadap Teknik Informatika pada penerimaan mahasiswa baru sangat tinggi, mencerminkan tren teknologi yang diminati masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., sebagai praktisi dan pengambil kebijakan mengungkapkan tantangan dalam integrasi AI dengan sistem yang sudah ada serta isu keamanan dan privasi data menjadi hambatan yang harus diatasi.

Baca Juga: Bikin Bangga! Tim Sulsel Raih Juara I Senam Kreasi Piala Ibu Negara 2024 Usai Kalahkan 45 Tim

Prof Zudan mengajak peserta workshop baik dari pihak Unhas, KORIKA, Kominfo dan Unesco untuk bersama-sama mengeksplorasi lebih jauh potensi AI dan aplikasinya untuk keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Partisipasi dari berbagai pihak seperti universitas, pemerintah, industri, dan organisasi internasional dalam workshop ini menciptakan ekosistem kolaboratif yang kuat.

Kolaborasi ini hadir dalam memastikan bahwa perkembangan AI di Indonesia berjalan dengan koordinasi yang baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan Indonesia dapat lebih siap dalam mengadopsi dan memanfaatkan teknologi AI secara maksimal, sehingga mampu bersaing di era digital dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. ***