POJOKSULSEL, MAKASSAR - Tim Sar Gabungan akhirnya menemukan nelayan H Salling di Perairan Jeneponto, Kamis (18/7/2024) pukul 11.39 WITA.
Perahu H Salling mengalami mati mesin. Perahu nelayan itu pun terbawa gelombang hingga ke perairan Jeneponto.
"Sekitar pukul 11.39 Wita korban ditemukan Tim Sar Gabungan setelah perahu miliknya hanyut hingga perairan Jeneponto," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Muhammad Arif Anwar.
Arif Anwar mengatakan, nelayan asal Kabupaten Bulukumba itu ditemukan dalam keadaan selamat di atas perahunya yang mati mesin
langsung mengevakuasi korban menuju pelabuhan Birea Bantaeng untuk dijemput keluarganya.
Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi nelayan H Salling ke pelabuhan Birea Bantaeng untuk dijemput keluarganya.
Baca Juga: Bikin Bangga! Tim Sulsel Raih Juara I Senam Kreasi Piala Ibu Negara 2024 Usai Kalahkan 45 Tim
"Alhamdulillah korban selamat dan sudah dievakuasi ke pelabuhan Birea Bantaeng untuk diserahkan ke keluarganya," kata Arif Anwar
Pada kesempatan itu, Arif Anwar kembali mengimbau kepada nelayan untuk memperhatikan keselamatan diri saat melaut.
Utamanya melengkapi dengan pelampung dan alat komunikasi sederhana, agar bila terjadi kondisi darurat bisa melakukan komunikasi dan meminimalkan risiko.
Baca Juga: Viral Pencuri Celengan Masjid Nurul Badar Ujung Bori Makassar Terekam CCTV
"Semoga kejadian ini bisa menjadi perhatian khusus betapa pentingnya nelayan melengkapi diri dengan alat keselamatan berupa pelampung dan alat komunikasi sederhana, agar jika terjadi kondisi tidak diinginkan bisa segera melaporkan ke keluarga atau pihak berwenang," kata Arif Anwar.
Diberitakan sebelumnya, Tim Basarnar bergerak melakukan pencarian nelayan bernama H Salling (50) di Perairan Bira, Kabupaten Bulukumba.
Nelayan H Salling belum kembali sejak berangkat memancing di perairan Bira Bulukumba sejak Rabu (17/7/2024) pukul 10.30 Wita.
Biasanya jika H Salling berangkat pagi untuk memancing, maka sudah kembali ke rumah pada pukul 22.00 Wita. Namun, hingga Kamis (18/7/2024) pagi nelayan tersebut belum ada kabar.
Beberapa keluarga beserta nelayan sudah berupaya melakukan pencarian sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak Basarnas.
Baca Juga: PKP Pemkot Parepare Gelar Pasar Tani, Konsepnya Beda dengan Pasar Murah. Seperti Apa?
Tim dari Pos Sar Bantaeng diterjunkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Dermaga Marina Bantaeng menuju ke lokasi nelayan tersebut biasa memancing. ***




