POJOKSULSEL, MAKASSAR - Seorang pencuri yang membawa lari celengan Masjid Nurul Badar Ujung Bori, Kelurahan Bitoa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, terekam CCTV Masjid viral di media sosial.

Pencurian celengan Masjid Nurul Badar Ujung Bori terjadi pada Kamis dini hari (18/7/2024) pukul 01.00 WITA.

Pelaku seorang diri mencuri celengan besar yang disimpan di teras depan Masjid Nurul Badar Ujung Bori.

Baca Juga: PKP Pemkot Parepare Gelar Pasar Tani, Konsepnya Beda dengan Pasar Murah. Seperti Apa?

Pelaku memarkir sepeda motornya di jalan samping Masjid Nurul Badar. Kemudian masuk ke pekarangan masjid melalui pintu pagar samping.

Wakil Ketua Pengurus Masjid Nuru Badar Ujung Bori, H Bahar mengatakan, pada rekaman CCTV masjid terlihat pelaku 3 kali keluar masuk toilet masjid.

"Pertamanya dia masuk ke WC buang air kecil. Tiga kali dia keluar masuk kamar kecil untuk memantau barangkali bahwa kondisi lagi sepi atau apakah," ungkap H Bahar kepada wartawan, Kamis (18/7/2024) siang.

Baca Juga: Innalillahi! Asisten III Pemkab Kepulauan Selayar Meninggal di Makkah, Arab Saudi

Dia mengatakan, setelah memastikan kondisi sekitar masjid aman, pencuri itu kemudian mangangkat celengan itu ke dekat pintu pagar masjid.

"Saat sudah sepi dia ke sini ambil celengannya diangkut ke pintu sana," ujar H Bahar.

Setelah itu, pencuri tersebut kembali duduk sambil memantau kondisi sekitar masjid.

Baca Juga: Indah Putri Indriani Meluncurkan 17 Inovasi Aksi Perubahan Peserta PKA, Ini Daftarnya

"Lama duduk di situ dulu. Mungkin dia perhatikan dulu keadaan sekeliling, setelah dia angkut pakai motor," ujarnya.

H Bahar mengatakan, isi celengan Masjid Nurul Badar Ujung Bori yang berada di teras dibuka setiap sepekan sekali.

"Kalau selama ini isi celengan kalau kali kami buka setiap pekan itu kurang lebih satu jutaan," kata dia.

H Bahar mengatakan, pengurus Masjid Nurul Badar tidak akan melaporkan peristiwa pencurian celengan ke pihak kepolisian.

Namun dari kejadian itu, ia berharap agar para pengurus masjid di Kota Makassar supaya berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang. ***