POJOKSULSEL, MAKASSAR - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia mewisuda 252 lulusan program sarjana dan magister pada Wisuda Sarjana XXIV dan Pascasarjana XVII yang digelar di Sandeq Ballroom Claro Hotel Makassar, Rabu (17/6/2026).

Berbeda dari wisuda pada umumnya, ITB Nobel Indonesia mengusung tema Mobile Legends. Sebelumnya, kampus yang dikenal dengan slogan Home for Entrepreneurs itu juga pernah mengangkat tema One Piece dan Roblox dalam prosesi wisuda.

Rektor ITB Nobel Indonesia, Badaruddin, mengatakan tema yang diangkat setiap wisuda bukan sekadar konsep seremonial, melainkan pesan dan refleksi bagi lulusan yang akan memasuki dunia kerja maupun kewirausahaan.

Menurutnya, Mobile Legends mengajarkan pentingnya kerja sama tim, strategi, kemampuan beradaptasi, serta pengambilan keputusan cepat di tengah perubahan yang dinamis.

“Di era digital saat ini, kehidupan setelah kampus tidak jauh berbeda dengan kompetisi di Land of Dawn. Dibutuhkan kemampuan membaca peluang, menguasai teknologi, dan berkolaborasi untuk meraih keberhasilan,” kata Badaruddin dalam sambutannya.

Baca Juga: PAD Maros Capai Rp140 Miliar, Dua OPD Jadi Sorotan dalam Evaluasi

Ia mengajak para lulusan meneladani filosofi berbagai peran hero dalam Mobile Legends. Mulai dari Tank dan Support yang menjunjung integritas dan kepedulian sosial, Fighter yang tangguh menghadapi tantangan, hingga Mage, Assassin, dan Marksman yang kreatif, adaptif, serta konsisten mengembangkan kemampuan.

“Kesuksesan tidak lahir dari ego individu, tetapi dari kolaborasi dan kerja sama yang solid,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Badaruddin juga mengumumkan kerja sama ITB Nobel Indonesia dengan Help University Malaysia yang akan menghadirkan program double degree mulai tahun ajaran baru mendatang.

Melalui program itu, mahasiswa berkesempatan memperoleh dua gelar sekaligus, yakni Sarjana Manajemen dari ITB Nobel Indonesia dan Sarjana Psikologi Bisnis dari Help University.

“Kerja sama ini menjadi pengakuan atas kualitas kurikulum dan proses pembelajaran yang dimiliki Nobel Indonesia,” katanya.

Baca Juga: 500 Peserta Ikuti Seminar Edukasi Keuangan Persatuan Aktuaris Indonesia di Unhas, Ini Pesan Ketua PAI

Selain itu, ITB Nobel Indonesia juga melanjutkan kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah, di antaranya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Kabupaten Teluk Bintuni.

Hingga periode wisuda Juni 2026, ITB Nobel Indonesia tercatat telah melahirkan 5.367 alumni, terdiri atas 2.049 lulusan program sarjana dan 3.318 lulusan program magister.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Lukman, menilai ITB Nobel Indonesia sebagai salah satu perguruan tinggi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.

Ia juga mengapresiasi banyaknya mahasiswa Nobel yang telah memiliki usaha sendiri sebelum menyelesaikan pendidikan.

Dalam acara tersebut, Nobel Indonesia turut menyerahkan Nobel Handling Entrepreneur Award kepada Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif. Penghargaan diterima Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah.

Nurkanaah menyebut semangat kewirausahaan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Sidrap meningkat dari sekitar 4,3 persen menjadi 7,7 persen, sekaligus diikuti berbagai upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem. ***