POJOKSULSEL, MAKASSAR - Upaya memperluas kesempatan studi internasional terus digencarkan UIN Alauddin Makassar.
UIN Alauddin Makassar menggelar sosialisasi program studi dan beasiswa bersama Kumamoto University Jepang di Ruang Senat, Lantai 4 Gedung Rektorat, Kamis (25/9/2025)
Acara di UIN Alauddin Makassar menghadirkan Mia Hernawati, License Officer Kumamoto University, sebagai narasumber.
Baca Juga: Alumnus SMAN 5 Makassar Promosi Jabatan Jadi Kapolda Sulteng, Ini Profil Irjen Endi Sutendi
Acara dipandu oleh Sahara dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar sekaligus alumni Kumamoto University.
Ketua International Office UIN Alauddin, Serliah Nur, menegaskan kerja sama ini menjadi pintu besar bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke Jepang.
"Jepang punya sistem pendidikan dan riset yang maju. Kami berharap mahasiswa termotivasi melanjutkan studi ke sana," ujarnya.
Baca Juga: Kapolda Sulsel Irjen Rusdi Hartono Dimutasi, Penggantinya Jebolan Akpol 1991
Mia Hernawati memaparkan profil Kumamoto University yang menampung lebih dari 10 ribu mahasiswa, 500 di antaranya berasal dari 45 negara.
Mahasiswa Indonesia bahkan menempati posisi terbesar kedua di antara mahasiswa internasional.
Beasiswa MEXT (Monbukagakusho) jadi sorotan. Selain menanggung biaya kuliah dan hidup, penerima beasiswa juga diizinkan bekerja paruh waktu (arubaito) untuk menambah penghasilan.
Baca Juga: IKA SMAN 5 Makassar Bangga Irjen Endi Sutendi Promosi Jabatan sebagai Kapolda Sulteng
"Mahasiswa bisa menyisihkan 20–30 ribu Yen per bulan dari 80 ribu Yen," jelasMia Hernawati.
International Office UIN Alauddin menegaskan bakal terus memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi dunia, termasuk Jepang, demi mendorong mahasiswa menembus panggung akademik global. ***




