POJOKSULSEL, MAKASSAR - Satu lagi program studi di UIN Alauddin Makassar dapat Akreditasi unggul.

Adalah program studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar.

Akreditasi unggul didapatkan program studi Biologi UIN Alauddin Makassar dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (Lamsama).

Itu berdasarkan surat keputusan Lamsama nomor: 118/SK/LAMSAMA/Akred/S/XI/2024 pada Program Sarjana UIN Alauddin Makassar, di Kabupaten Gowa. Memenuhi syarat unggul.

Baca Juga: Pemuda di Polewali Mandar Rudapaksa Anak di Bawah Umur. Ancam dengan Parang

Akreditasi unggul Prodi Biologi UIN Alauddin Makassar berlaku hingga 24 November tahun 2026.

Ketua Prodi Biologi, Masriany mengatakan, pencapaian akreditasi didapatkan setelah melalui proses panjang, dimulai dari pengumpulan data, revisi dokumen, dan penyesuaian format.

Masriany menjelaskan perjalanan panjang dalam proses pengusulan akreditasi.

Baca Juga: PMB PTKIN Tahun 2025 Diluncurkan, Tahapan Pendaftaran Dimulai Bulan Januari

Ia mengenang, dosen dan tenaga kependidikan pernah menginap selama dua malam di kampus untuk menyelesaikan sejumlah dokumen.

Masriany mengatakan, pencapaian akreditasi unggul tidak terlepas dari dukungan pimpinan universitas dan fakultas.

“Prosesnya cukup panjang dan memerlukan kerja sama yang solid. Semua pihak dilibatkan secara aktif. Kami bahkan menginap di prodi untuk menyelesaikan dokumen,” ungkapnya.

Baca Juga: Jangan Salah Masukkan Nama dan NIM, Begini Cara Verval Ijazah pada Laman Info GTK Untuk Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2024

Sementara itu, Sekretaris Prodi Biologi, Zulkarnain berharap akreditasi unggul ini dapat mendorong sivitas akademika Prodi Biologi untuk terus meningkatkan mutu di berbagai aspek.

Termasuk pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta elemen tridarma perguruan tinggi lainnya.

“Harapannya, seluruh civitas academica mampu menjaga dan meningkatkan mutu sesuai standar Tridarma Perguruan Tinggi, baik dalam pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

 ***