POJOKSULSEL, JAKARTA - Kuliah Kerja Nyata (KKN) terintegrasi Praktek Pengenalan Lapangan (PPL) perdana Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar sukses digelar.

Sebanyak 37 mahasiswa FSH UIN Alauddin Makassar, telah menyelesaikan program KKN terintegrasi PPL di Jakarta.

37 mahasiswa FSH UIN Alauddin yang melakukan KKN terintegrasi PPL, tersebar pada enam Prodi, yaitu:

Baca Juga: 17 Daerah di Sulsel Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini, Kamis 14 November 2024, Termasuk Makassar, Gowa, dan Maros, Waspada Angin Kencang

Prodi HTN atau Hukum Tata Negara (Siyasah Syar'iyyah), HKI atau Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyyah), HES atau Hukum Ekonomi Syariah (Iqtishadiyyah), Ilmu Hukum, PMH atau Perbandingam Mazhab Hukum, dan Prodi Ilmu Falak (Hukum Astronomi Islam).

Program KKN terintegrasi PPL FSH UIN Alauddin Makassar, berlangsung dari tanggal 1 Oktober hingga 14 November atau 45 hari.

Ketua Prodi HTN, Andi Muhammad Akmal diutus untuk melakukan penarikan mahasiswa KKN terintegrasi PPL di Jakarta.

Baca Juga: Rock In Celebes 2024, Berlangsung di 3 Lokasi Bersejarah di Makassar, Luangkan Waktu Anda di Tanggal 7 - 8 Desember

Andi Muhammad Akmal mengatakan, mahasiswa FSH UIN Alauddin Makassar melaksanakan KKN di Kramat Sawah, Kelurahan Pasebang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Sedangkan lokasi PPL mereka di Kantor Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), Kemendagri dan Kantor Lembaga Bantuan Hukum AMM Law & Firm di Bekasi, Jakarta Timur.

Pada kesempatan itu, Andi Akmal menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada 5 pimpinan instasi tempat mahasiswa melaksanakan PPL atas segala pembinaan, bimbingan, dan pembelajarannya kepada para mahasiswa.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem Hingga 20 November 2024, Makassar, Gowa dan Maros Berpotensi Mengalami Curah Hujan Tinggi

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Lurah Pasebang, Camat Senen dan tokoh masyarakat Kramat Sawah, yang menjadi lokasi KKN mahasiswa FSH UIN Alauddin.

"Bahwa kegiatan KKN dan PPL ini adalah bagian dari Pembelajaran di luar kampus dan bagian pengabdian kepada masyarakat, sebagai pengejawantahan Tri Darma Pergurian Tinggi," kata Andi Akmal dalam keterangan tertulis.

"Mewakili Pimpinan FSH UINAM memohon maaf atas segala kekurangan dan khilaf, selama mahasiswa berKKN dan PPL," tambahnya.

Koordinator KKN terintegrasi PPL, Adrian mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan itu. Sebab, umumnya KKN dilaksanakan di desa. Namun kali ini berbeda, karena digelar di Ibukota RI, Jakarta.

Baca Juga: Cuaca Makassar Hari Ini, Kamis 14 November 2024, Pagi Siang Cerah, Hujan di Sore Hari

Mahasiswa Prodi HTN asal Makassar itu mengaku mendapatkan banyak pengalaman, tambahan ilmu, dan inspirasi dari para pimpinan, mentor, dan pegawai di lokasi KKN dan PPL.

"Di bangku Kuliah dalam kampus, kami mendapatkan teori dari Dosen, sedang di sini, kami mempraktikkan dan mengamalkan teori tersebut," kata alumni MAN 2 Makassar ini.

Hal senada disampaikan oleh Andi Nubriari, mahasiswi Prodi Ilmu Hukum asal Kabupaten Luwu.

Baca Juga: Sederet Dosen Perempuan Unhas yang Baru Terima SK Guru Besar

Andi Nubriari menyampaikan beberapa program lerja KKN telah terlaksana, yaitu penyuluhan hukum, pembinaan BTQ, praktek ibadah, pelaksanaan festival anak saleh dan praktek mengajar ilmu syariah dan hukum di sekolah dan madrasah.

"Alhamdulillah, kegiatan yang kami laksanakan disambut baik oleh pemerintah dan masyarakat," kata alumni Pondok Pesantren DDI Tobarakka Kabupaten Wajo itu.

Diketahui, KKN terintegrasi PPL mahasiawa FSH UINAM, dilaksanakan di Kabupaten Badung, Provinsi Bali dan Kabupaten Labuang Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

***