POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Sulawesi Selatan (Bawaslu Sulsel), Mardiana Rusli, menegaskan, penguatan tata kelola kelembagaan merupakan fondasi utama dalam menjaga kualitas demokrasi yang bersih dan berintegritas.
Penegasan tersebut disampaikan Mardiana Rusli dalam kegiatan diskusi daring Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Sulsel yang digelar Jumat (27/2/2026).
"Kelembagaan yang kuat tidak hanya diukur dari struktur yang lengkap, tetapi dari budaya kerja yang berintegritas, disiplin, dan kolaboratif. Forum ini menjadi ruang konsolidasi nilai dan komitmen bersama untuk menjaga marwah lembaga,” tegas Mardiana Rusli.
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting ini mengangkat tema Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Bawaslu. Ngabuburit Pengawasan diikuti jajaran pengawas pemilu tingkat kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, dalam sesi diskusi menekankan bahwa penguatan lembaga harus dimulai dari internal organisasi.
Baca Juga: Ramadhan: Revolusi Spiritual Umat
“Penting bagi kita untuk membangun kesadaran kolektif. Internal lembaga yang solid adalah kunci utama sebelum kita melangkah ke pengawasan eksternal. Jika pondasi internal kita kuat, maka kualitas pencegahan pelanggaran di lapangan akan jauh lebih efektif,” ujarnya.
Koordinator Divisi SDM dan Organisasi, Samsuar Saleh, mengingatkan pentingnya koordinasi dan kerja kolektif dalam menjalankan roda organisasi.
“Organisasi ini adalah sistem yang saling bertautan. Tidak boleh ada ego sektoral; setiap divisi harus bergerak seirama agar kelembagaan berjalan optimal,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi, Alamsyah, menyoroti pentingnya komunikasi publik sebagai bagian dari "syiar" pengawasan.
“Kerja-kerja pengawasan harus terdokumentasi dan terpublikasi dengan baik agar pesan edukasi pemilu tersampaikan secara efektif kepada masyarakat, begitu juga sebaliknya,” jelasnya.
Baca Juga: KONI Sulsel Bidik Prestasi Top 10 di PON 2028, Darmawangsyah Muin Siapkan Strategi Besar
Kepala Sekretariat Bawaslu Sulsel, Awaluddin Mustafa, turut menegaskan komitmen jajaran sekretariat dalam mendukung tugas-tugas pimpinan melalui penguatan aspek administratif dan operasional.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WITA ini berlangsung interaktif, dengan peserta aktif bertukar pandangan mengenai proyeksi tantangan pengawasan dan penguatan sistem kelembagaan ke depan.
Melalui program Ngabuburit Pengawasan selama ramadan, Bawaslu Sulawesi Selatan berharap seluruh jajaran semakin solid dalam memperkuat tata kelola organisasi serta mengawal demokrasi yang transparan dan berkeadilan. ***




