POJOKSULSEL, MAKASSAR - Keterlibatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar dalam rangkaian agenda internasional di Jeddah, Arab Saudi, pada 3–5 Desember 2025, menjadi momentum penting bagi penguatan jejaring global dan implementasi nyata pengabdian lintas negara.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh 10 fakultas kedokteran anggota AIPKI Wilayah VI tersebut, Dr. dr. Dewi Setiawati, Sp.OG., M.Kes., hadir sebagai peserta delegasi dan memberikan penegasan mengenai pentingnya kegiatan ini bagi FKIK dan UIN Alauddin secara kelembagaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan bakti sosial dan pengabdian kepada masyarakat di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ). Program ini merupakan inisiatif AIPKI Wilayah VI dan didukung oleh kolaborasi luas 18 Fakultas Kedokteran dari wilayah Indonesia Timur dan sekitarnya, termasuk Unhas, Unismuh Makassar, UMI, Untad, Unsrat, Uncen, dan berbagai institusi lainnya.
Baca Juga: Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi APIP dan APH Cegah Korupsi Diapresiasi KPK
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan medis dasar, konsultasi kesehatan, serta edukasi mengenai gaya hidup sehat bagi siswa, guru, tenaga kependidikan, dan warga Indonesia di Jeddah.
Sebagai dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr Dewi turut memberikan layanan pemeriksaan USG untuk para guru SIJ.
Ia menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata peran UIN Alauddin Makassar sebagai “Rumah Peradaban”, yakni institusi yang bertugas mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan Ipteks dan menerapkannya langsung untuk kemaslahatan masyarakat.
Baca Juga: Menteri Yandri Resmikan Pembangunan Gedung Kopdes Merah Putih di Maros
Menurutnya, PkM tidak hanya menjadi tugas akademik, tetapi juga sarana untuk memanfaatkan ilmu dan hasil riset demi menjawab kebutuhan kesehatan komunitas diaspora.




