POJOKSULSEL, MAKASSAR - Siapa sangka oleh-oleh sirop markisa yang dibawa Harmin Alfis untuk calon mertua di Kalimantan, jadi inspirasi awal merintis Toko Sulawesi Central.
Hal itu disampaikan owner Toko Sulawesi Central Harmi Alfis saat Talkshow daring Tokopedia dan ShopTokopedia bertajuk, Rayakan Hari Pahlawan bersama Pahlawan UMKM, Jumat (8/11/2024).
Harmin Alfis mengatakan, sirop markisa yang merupakan oleh-oleh khas Malino ternyata menarik perhatian calon ibu mertua saat itu.
Baca Juga: Unhas Tambah 34 Guru Besar Baru Tahun 2024. Ini Daftar Lengkapnya!
"Calon mertua saya bilang (sirop markisa) ini bagus dipasarkan. Karena rasanya tidak kecut," kata Harmin, sapaan akrabnya.
Ide dari calon ibu mertua itulah yang menjadi inspirasi bagi Harmin membuka usaha menjual produk UMKM khas Sulawei Selatan (Sulsel).
Harmin mengatakan, memulai usaha bukan pengalaman baru baginya. Sebab, ia telah punya pengalaman berjualan produk kebutuhan bayi.
Baca Juga: ACE Parepare Berkomitmen Wujudkan Peduli Lingkungan Berkelanjutan
Sejak awal membuka usaha menjual produk UMKM khas Makassar, Harmin langsung memilih Tokopedia sebagai mitra online.
Produk UMKM khas Makassar, seperti sirup markisa, sarabba, kopi Toraja, kue bagea, dan kue durian dijual secara online di Tokopedia.
“Pengalaman saya berjualan produk kebutuhan bayi dan menjadi driver ojek online selama masa pandemi pada Maret 2020, mendorong saya untuk optimis membangun bisnis dengan memasarkan produk secara online melalui Tokopedia, walau dengan modal dana yang terbatas," katanya.
Baca Juga: Ini Perintah Pimpinan! Irwan Adnan Imbau Lurah dan Camat Tidak Ganti RT RW di Kota Makassar
Ia mengatakan, trend penjualan produk UMKM secara online di Tokopedia, 80 persen berasal dari Pulau Jawa, Sumatra, hingga Papua.
Melihat trend penjualan yang signifikan itu, Harmin akhirnya memutuskan untuk memperkaya produk jualan
"Sehingga menjual produk khas Sulawesi berdasarkan referensi pelanggan. Agar sesuai dengan produk yang dijual, saya memilih nama Toko Sulawesi Central,” ucap Harmin.
Kini Harmin telah bermitra dengan 30 UMKM sebagai pemasok dagangannya untuk dipasarkan secara online di Tokopedia.
Ia mengatakan, kurang lebih 150 produk UMKM khas Makassar dan Sulsel, telah ada dalam katalog Toko Sulawesi Central di Tokopedia.
Baca Juga: Daftar 22 Guru dan Tendik Kota Makassar Juara Jambore GTK Hebat, 9 di Antaranya Melaju ke Nasional
Di antaranya songkok rencca atau peci khas Bugis, bawang goreng, hingga dempo durian atau selai durian.
Harmin juga menyediakan gantungan kunci, hingga miniatur, serta makanan dan minuman asal Sulawesi.
Harmin ingin membantu memasarkan produk UMKM yang turut merasakan imbas masa pandemi, serta memudahkan masyarakat Bugis yang merantau agar tetap bisa menikmati makanan khas kampung halaman.
Baca Juga: Operasi Pasar Murah Meriahkan HUT Kota Makassar Digelar Serentak pada 5 Kecamatan
Selama 5 tahun membangun bisnis Toko Sulawesi Central dan menjadi pemasukan utama keluarga, Harmin berhasil mempunyai satu toko offline
Bahkan, berkat berjualan di Tokopedia sejak Maret 2020, Toko Sulawesi Central berhasil menjangkau pasar dari berbagai wilayah, seperti Aceh, Pulau Jawa, Makassar, Pulau Rote (NTT), hingga Timika (Papua Tengah).
Sirup markisa dan kue bagea menjadi produk paling laris yang dibeli melalui Tokopedia.
Baca Juga: HUT Kota Makassar, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Beri Layanan KB KR
“Sejak mengikuti kampanye Beli Lokal di Tokopedia, penjualan Toko Sulawesi Central meningkat hingga 5 kali lipat dibandingkan sebelum mengikuti kampanye," katanya.
Dalam meningkatkan jumlah pelanggan baru di Tokopedia, Harmin memanfaatkan fitur TopAds, serta berjualan online di ShopTokopedia pada 2023.
Berkat ShopTokopedia, Toko Sulawesi Central berhasil mendapatkan pembeli dari Sabang hingga Merauke, tak terkecuali daerah pedalaman.
"Sehingga ShopTokopedia berkontribusi cukup signifikan terhadap penjualan Toko Sulawesi Central,” ungkap Harmin.
Bagi Harmin, pencapaian yang telah diraih Toko Sulawesi Central hingga kini, adalah berkat restu keluarga, terutama istri.
“Serta kehadiran UMKM lokal yang menyediakan produk amat berperan penting dalam mendukung pengembangan usaha dan membantu dalam penjualan Toko Sulawesi Central," katanya.
Baca Juga: Kenalkan Robot Transporter Karya Mahasiswa Politeknik Bosowa. Bisa Gerakan Apa Saja?
Hari Pahlawan mengingatkan Harmin bahwa kebangkitan UMKM sangat penting agar dapat terus berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.
Dengan meningkatnya jumlah UMKM lokal, dapat membuka lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan finansial masyarakat Indonesia yang pada akhirnya berpengaruh pada kemajuan bangsa.
***




