POJOKSULSEL, MAKASSAR - Robot transporter karya mahasiswa Politeknik Bosowa dipamerkan pada acara Vocational Talent Fair and Partnership Starup di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla, Kamis (7/11/2024).
Robot transporter karya mahasiswa Politeknik Bosowa tersebut melakukan atraksi akrobatik di sela pembukaan acara Vocational Talent Fair and Partnership Starup.
Pembina Robotika Politeknik Bosowa, Muhammad Nur mengatakan, robot transporter menampilkan akrobatik mulai dari tepuk tangan hingga pushup dan akrobatik gerakan yoga.
Baca Juga: Zudan Arif Fakrulloh Dukung Guru Mendisiplinkan Siswa: Harus Kompak Mendidik!
Ia menjelaskan, Robot Transporter merupakan hasil praktikum mahasiswa program studi mekatronika Politeknik Bosowa.
Muhammad Nur menjelaskan, pembuatan robot transporter merupakan penggabungan tiga mata kuliah, yaitu mikrokontroler, robotika, serta sensor dan aklator.
Tiga mata kuliah yang berkaitan dengan pembuatan robot di Politeknik Bosowa diampu oleh Muhammad Nur.
Baca Juga: Inilah Nama-Nama Guru dan Tendik Wakil Sulsel ke Jambore GTK Hebat 2024 Tingkat Nasional
"Kalau buatnya itu kontinyu. Angkatan ini khusus kakinya dan seterusnya. Sudah tiga angkatan baru jadi satu robot," kata Muhammad Nur kepada wartawan pojoksulsel.
Ia menjelaskan, robot transporter memiliki kemampuan yang benar-benar menyerupai gerakan manusia.
Ia mengatakan, lama pembuatan program robot transporter tergantung pada tingkat kesulitan gerakan.
Baca Juga: BBGP Sulsel Gelar Jambore GTK Hebat 2024, Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan 3 Kategori
Ia mencontohkan bahwa pada gerakan akrobatik pushup itu butuh waktu sampai dua hari.
"Tersulit itu tadi memang pushup, itu agak lama. Itu anak-anak (mahaiswa) butuh dua harian. Terus yang tendangan ke samping dan akrobatik yoga itu yang lama," ungkap Muhammad Nur.
Muhammd Nur menjelaskan, robot transporter pada level lanjutan bisa menghasilkan suara.
Tidak hanya itu, robot transporter yang dilengkapi dengan kamera juga bisa mendeteksi pergerakan benda yang ada di depannya.
"Sebenarnya kalau untuk level lanjutan bisa voice, misal Anak-anak memberikan perintah maju tiga langkah," katanya.
***




