POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 2.630 mahasiswa UIN Alauddin Makassar akan mengikuti Kerja Kuliah Nyata (KKN) angkatan 75 tahun 2024.
Ribuan mahasiswa UIN Alauddin Makassar, itu akan melaksanakan KKN di delapan kabupaten di Sulawesi Selatan.
Ketua Panitia KKN Angaktan 75 UIN Alauddin Makassar, H Muh Saleh Ridwan, mengatakan bahwa 8 kabupaten yaitu Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, dan Kepulauan Selayar.
Baca Juga: Ridwan Sau Akan Tampil di Beautiful Malino 2024, Catat Tanggalnya!
"Lokasi KKN terdiri 8 kabupaten, 24 kecamatan, 19 kelurahan dan 218 desa," kata Saleh Ridwan.
Ia mengatakan, mahasiswa KKN akan ditempatkan pada empat kecamatan di Kabupaten Gowa dan Takalar.
Mahasiswa KKN UIN Alauddin juga akan mengabdikan diri kepada masyarakat di 3 kecamatam di Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, dan Bone, serta satu kecamatan di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca Juga: Innalillahi! dr Helmiyadi Kuswardhana Dokter Spesialis Tulang RSUD Regional Sulawesi Barat Meninggal
Adapun rincian mahasiswa KKN angkata 75 UIN Alauddin Makassar, yaitu 815 mahasiswa dan 1.817 mahasiswi.
Masing-masing FAH 203 mahasiswa, FST 209 mahasiswa, FKIK 283 mahasiswa, FSH 242 mahasiwa, FUF 289 mahasiswa, FEBI 291 mahasiswa, FDK 414 mahasiswa, serta FTK 511 mahasiswa.
Sekretaris LP2M, Prof Dr H A Marjuni M Pd I dalam sambutannya meminta mahasiswa untuk lebih peka terhadap kehidupan sosial.
Baca Juga: Pemkot Parepare Ajak Masyarakat Ramaikan HUT ke 79 Kemerdekaan RI, Gaungkan Sampai Pelosok
LP2M terang dia, terus bertransformasi dalam komitmen mutu mengenai aktivitas mahasiswa saat ini.
"Di samping menjadi generasi muda yang peka terhadap kehidupan sosial, tetapi juga menjadi mahasiswa yang mampu melakukan sinkronisasi antara paradigma keilmuan dan paradigma keagamaan sehingga mampu menjadi pionir di masa mendatang," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr H Kamaluddin Abunawas M Ag menyampaikan selamat kepada para mahasiswa KKN angkatan 75.
"Itu artinya proses perkuliahan saudara berjalan dengan baik. Sebab sekaligus saudara akan melakukan KKN tapi nilai kumulatifnya tidak sampai maka otomatis akan ditolak oleh panitia," tuturnya.
Prof Kamaluddin meminta agar calon mahasiswa KKN harus memahami maksud dari pilar moderasi beragama.
Baca Juga: Prof Zudan Buka Unhas Career Expo 2024, Ajak Kampus Kolaborasi Tekan Angka Pengangguran
Ada empat pilar moderasi beragama yang mesti jadi pegangan mahasiswa, yaitu:
Pertama adalah komitmen kebangsaan. Mahasiswa dibekali dengan menjaga kecintaan kepada bangsa dan negara.
Kedua adalah toleransi. Bukan hanya dalam konteks agama, tetapi dalam berbagai hal, karena karakter dan pemikiran setiap manusia berbeda. Dalam islam kata dia, kebenaran itu tidak satu, bisa lebih dari satu.
Baca Juga: Nama-Nama Lulusan Terbaik Unhas Periode Wisuda Juli 2024, Ada yang Dapat Tabungan Pendidikan
Ketiga yakni anti kekerasan. Dalam bermasyarakat kadang sering terjadi hal yang cukup berbeda dengan apa yang sering kita saksikan. Mahasiswa diminta untuk tidak melakukan hal yang bertentangan dengan hukum.
Pilar keempat adalah akomodatif terhadap budaya. mahasiswa akan menyaksikan ragam budaya yang berbeda di lokasi.
'Peserta KKN harus memberi pemahaman jika melihat sesuatu yang dianggap menyimpang dengan cara-cara yang positif," katanya.
Baca Juga: Kadis PPKB Pemkot Parepare Tekankan Pentingnya Penanganan Stunting
Diketahui, pembekalan KKN digelar di Auditorium pada tanggal 10 sampai dengan 12 Juli 2024.
Tema pembekalan KKN angkatan 75 UIN Alauddin Makassar, yaitu Memperkuat Peran Mahasiswa dalam Mengarusutamakan Moderasi Beragama di Masyarakat. ***




