POJOKSULSEL, MAKASSAR - Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat hadir di Sekolah Rakyat Terintegrasi Sulawesi Selatan (SRT Sulsel), Jalan Pajjaiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan BNI Sahabat Sekolah Rakyat tersebut dirangkaikan dengan pemberian bantuan kepada siswa dan penanaman pohon di lingkungan SRT Sulsel.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul hadir dalam kegiatan BNI Sahabat Sekolah Rakyat di SRT Sulsel bersama Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho, Ketua DPRD Sulsel dr Andi Rachmatika Dewi, dan Sekda Sulsel Jufri Rahman.
Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho mengatakan, BNI Sahabat Sekolah Rakyat merupakan bentuk kolaborasi BNI dengan Kementerian Sosial untuk mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat.
"Tahun ini BNI ulang tahun ke-80. Di ulang tahun ini kami berkolaborasi dengan Sekolah Rakyat, di mana BNI menjadi BNI Sahabat Sekolah Rakyat," kata Eko Setyo Nugroho.
Baca Juga: Gus Ipul Siapkan Somasi 3 Penyebar Rumor Aliran Dana Muktamar Nahdlatul Ulama
Eko Setyo Nugroho mengatakan, terdapat empat pilar dalam program BNI Sahabat Sekolah Rakyat, yakni cerdas belajar, cerdas menabung, cerdas sekolah, dan peduli lingkungan.
Pilar cerdas belajar diwujudkan melalui pemberian literasi keuangan kepada siswa Sekolah Rakyat. Edukasi tersebut diberikan agar siswa memahami cara mengatur keuangan dan merencanakan masa depan.
Selanjutnya, pilar cerdas menabung mendorong siswa memiliki kebiasaan menabung sejak dini sehingga dapat merencanakan keuangan untuk melanjutkan pendidikan dan mencapai cita-cita.
"Di mana kami berusaha untuk dapat memberikan kebiasaan menabung sejak dini, sehingga anak-anak Sekolah Rakyat bisa merencanakan keuangannya untuk melanjutkan cita-cita mereka ke depan," ujarnya.
Pilar ketiga, cerdas sekolah, diwujudkan melalui dukungan digitalisasi di lingkungan sekolah. Salah satunya berupa sistem absensi digital yang dapat digunakan siswa dan guru serta terhubung dengan orang tua.
Baca Juga: Harga Cabai di Makassar Tembus Rp85 Ribu, TPID Sulsel Siapkan Langka Stabilisasi
Menurut Eko Setyo Nugroho, sistem tersebut membuat aktivitas di sekolah dapat tercatat dan terukur.
Sementara pilar keempat, peduli lingkungan, diwujudkan melalui dukungan terhadap pengelolaan sampah di lingkungan SRT Sulsel.
"Anak-anak Sekolah Rakyat dapat menjadi kebiasaan untuk selalu menjaga lingkungan," katanya.
Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf mengapresiasi kolaborasi BNI dalam mendukung program Sekolah Rakyat.
Menurut Gus Ipul, keterlibatan dunia usaha merupakan bagian dari upaya Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pelaksanaan Sekolah Rakyat berjalan sesuai perencanaan.
"Saya secara khusus berterima kasih kepada BNI yang sejak awal mendampingi penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini," kata Gus Ipul.
Dia menyebut dukungan BNI tidak hanya berupa bantuan kepada siswa, tetapi juga mencakup literasi keuangan, pengelolaan lingkungan, dan digitalisasi absensi.
Baca Juga: BBMKG Wilayah IV Makassar Keluakan Peringatan Panas di Sulsel, Ini 7 Daerah Masuk Kategori Siaga
"BNI memberikan pendampingan kepada siswa Sekolah Rakyat dengan menjadi Sahabat Sekolah Rakyat, dengan memperkuat literasi keuangan, mencintai lingkungan dengan memberikan fasilitasi pengelolaan sampah di Sekolah Rakyat," ujarnya.
Dalam kegiatan BNI Sahabat Sekolah Rakyat di SRT Sulsel tersebut, bantuan juga diberikan kepada siswa Sekolah Rakyat yang masuk pada 2025.
Total sekitar 16 ribu siswa Sekolah Rakyat mendapatkan bantuan sebesar Rp80 ribu per siswa.
Gus Ipul berharap bantuan tersebut dapat menjadi bagian dari edukasi, terutama dalam meningkatkan literasi keuangan para siswa.
Selain pemberian bantuan, kegiatan BNI Sahabat Sekolah Rakyat di SRT Sulsel juga dirangkaikan dengan penanaman pohon sebagai bagian dari edukasi kepedulian terhadap lingkungan. ***




