POJOKSULSEL, MAKASSAR - MAN 3 Kota Makassar keluar sebagai Juara Umum 1 Wira pada Lomba Teratai Chapter XII yang digelar PMR-PMI SMA Negeri 17 Makassar.

Gelar juara umum diraih setelah kontingen MAN 3 Kota Makassar mengumpulkan sejumlah prestasi dari berbagai kategori yang diperlombakan.

MAN 3 Kota Makassar meraih Juara 1 Paduan Suara, Juara 1 PBT, Juara 2 Cleaning Camp, Juara 2 Cerdas Cermat, serta Juara 3 Essora ASB.

Prestasi juga diraih pada sejumlah kategori Traveling Pos.

Kontingen MAN 3 Kota Makassar meraih Juara 1 Pos ASB, Juara 2 Pos Sejarah Gerakan, Juara 2 Pos Kepemimpinan, Juara 2 Pos PP, Juara 2 Pos PRS/KESJA, serta Juara 3 Pos Donor Darah.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Bentuk Tim Kaji Lahan Stadion Sudiang, Fatmawati Rusdi Ungkap Pihak Dilibatkan

Perolehan nilai semakin kuat setelah peserta MAN 3 Kota Makassar juga meraih prestasi individu.

Yakni, Juara 1 Mr. Red Cross dan Juara 2 Mrs. Red Cross.

Akumulasi seluruh capaian tersebut mengantarkan MAN 3 Kota Makassar menjadi Juara Umum 1 Wira Teratai Chapter XII.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar, H. Muhammad, mengapresiasi capaian kontingen MAN 3 Kota Makassar tersebut.

Menurutnya, prestasi itu menunjukkan pembinaan di madrasah tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik.

Baca Juga: Skema Berlapis Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Urai Antrean BBM Sulsel, Pengamat Bilang Begini

“Prestasi ini menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan, kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian terhadap kemanusiaan,” ujar H. Muhammad.

Ia menilai kompetisi seperti Teratai Chapter XII menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter melalui pengalaman langsung.

“Yang paling penting bukan hanya pialanya, tetapi proses pembentukan karakter di balik prestasi itu. Anak-anak belajar disiplin, bekerja dalam tim, berani mengambil peran, dan peduli kepada orang lain,” katanya.

Sementara itu, Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur, menyebut gelar juara umum merupakan hasil kerja keras siswa bersama para pembina dan pendamping.

“Alhamdulillah, Juara Umum 1 Wira Teratai Chapter XII menjadi buah dari kerja keras, latihan, kedisiplinan, dan kekompakan anak-anak,” ungkap Zulfikah Nur.

Menurutnya, para siswa tidak hanya mengejar kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga belajar menerapkan nilai kepedulian, tanggung jawab dan kemanusiaan.

Zulfikah berharap capaian tersebut menjadi pemacu bagi siswa lain untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan positif.

“Kami berharap prestasi ini tidak berhenti pada sebuah piala. Semoga menjadi pengalaman yang membentuk karakter siswa dan menginspirasi teman-temannya untuk berani berprestasi, berkarya, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Ada Pesan Khusus Presiden Soal Keuangan Negara

Lomba Teratai Chapter XII yang berlangsung pada 9-13 September 2026, itu mempertemukan peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dalam sejumlah kompetisi yang berkaitan dengan keterampilan Palang Merah Remaja. ***