POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dua siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Provinsi Sulawesi Selatan (Paskibraka Sulsel) tahun 2026.

Dua siswi MAN yang lolos calon Paskibra Sulsel 2026 yakni Nindy dari MAN 1 Kota Parepare dan Asmi Wirastuti, siswi kelas X MAN 2 Bulukumba.

Lolosnya Nindy dan Asnu Wirastuti sebagai calon anggota Paskibra Sulsel 2026 disambut hangat oleh Kepala MAN 1 Kota Parepare Rusman Madina dan Kepala MAN 2 Bulukumba, Muhammad Anas.

Rusman Madina menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih Nindy. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta komitmen dalam menjalani setiap tahapan seleksi.

"Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi serta mengharumkan nama madrasah di berbagai bidang," ujarnya dikutip dari laman Kemenag Sulsel.

Baca Juga: Mengapa Umat Islam Dianjurkan Puasa Tasua dan Asyura Muharam? Ini Penjelasannya

Rusman Madina menambahkan bahwa MAN 1 Kota Parepare terus mendorong pengembangan bakat dan minat peserta didik melalui pembinaan yang berkelanjutan, baik di bidang akademik, kepemimpinan, olahraga, seni, maupun kegiatan ekstrakurikuler lainnya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Bulukumba, Muhammad Anas menyatakan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian luar biasa yang dicapai oleh anak didiknya tersebut.

"Keluarga besar MAN 2 Bulukumba sangat bangga dan bersyukur atas penghargaan Asmi di tingkat provinsi," kata Muhammad Anas

Menurutnya, pencapaian Asmi adalah bukti bahwa MAN 2 Bulukumba mampu melahirkan siswa yang tidak hanya unggul di bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga siap berkontribusi dalam agenda nasional.

"Semoga prestasi Asmi ini menjadi motivasi dan insgpirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengejar impian mereka," ungkap Muhammad Anas.

Baca Juga: Masuk Top 10 Indonesia, Unhas Naik Dua Level Sekaligus di Ranking Dunia 2026

​Keberhasilan Asmi bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari konsistensi, disiplin, dan kecintaan yang mendalam di dunia baris-baris sejak dini.

Lahir sebagai putri ketiga dari tiga bersaudara dari pasangan Bapak Iskandar, M (seorang anggota Polri) dan Ibu Rabiah (seorang perawat), Asmi tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menanamkan nilai kedisiplinan dan pengabdian.

​Ketertarikannya di dunia Paskibra sudah tumbuh sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Menginjak jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), bakat dan komitmennya semakin terasah hingga ia percaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pada upacara HUT RI di sekolahnya.

​Memasuki masa Madrasah Aliyah di MAN 2 Bulukumba, Asmi langsung memantapkan langkah dengan memasak dalam Ekstrakurikuler (Eskul) Paskibra.

Pendalaman mental dan fisiknya benar-benar diuji. Tidak hanya fokus pada ketahanan fisik dan keserasian gerakan formal, Asmi juga ditempa dengan penguatan wawasan akademik dan kebangsaan.

​Harbin Nur, selaku Pembina Eskul Paskibra MAN 2 Bulukumba, mengakui bahwa Asmi memang memiliki daya juang yang luar biasa selama masa penggemblengan.

​"Asmi adalah sosok siswa yang memiliki kedisiplinan tinggi dan mental petarung. Selama latihan di eskul, dia tidak pernah mengeluh meski harus menjalani latihan fisik dan akademik yang sangat padat. Karakter seperti inilah yang membuatnya mampu bertahan dan unggul di setiap tahapan seleksi yang sangat kompetitif," ujar Harbin Nur.

Baca Juga: Pedagang Pasar Hobi Makassar Tolak Relokasi, Klaim Kantongi SK Resmi Sejak Era IAS

​Perjalanan menuju tingkat provinsi dilalui Asmi melalui tahapan yang berjenjang dan kompetitif. Di tingkat madrasah, ia bersaing dengan rekan-rekannya hingga terpilih mewakili MAN 2 Bulukumba ke tingkat kabupaten.

Di tingkat kabupaten, ia menjalani seleksi ketat hingga terpilih menjadi bagian dari 4 delegasi terbaik daerah.

Hingga kemudian ia dinyatakan lolos resmi sebagai Paskibraka tingkat provinsi setelah melalui jalur seleksi super ketat yang bersaing dengan seluruh perwakilan dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. ***