POJOKSULSEL, MAKASSAR - UIN Alauddin Makassar, kini menjadi PTKIN dengan jumlah guru besar terbanyak kedua setelah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Jumlah guru besar UIN Alauddin Makassar saat ini tercatat ada 78 orang.
Ada tiga di antaranya menyandang gelar sebagai guru besar di UIN Alauddin pada usia 41 tahun dan 42 tahun.
Baca Juga: PROFIL Andi Muhammad Rheza Aidhil Nararya, Remaja Asal Bone Diutus Seleksi Paskibraka Nasional 2024
Prestasi membanggakan sebagai guru besar muda menjadi aset UIN Alauddin Makassar.
Sumbangsih pemikiran mereka akan semakin memperkaya khasanah keilmuan di UIN Alauddin Makassar.
1. Prof Mashuri Masri
Prof Mashuri Masri meraih gelar jabatan guru besar pada tahun 2022. Saat itu Mashuri Masri masih berusia 41 tahun.
Baca Juga: Indhira Nur Anastazya Pontoh Ikut Seleksi Paskibraka Nasional, Kamad MAN 2 Makassar Ungkap Hal Ini
Pencapaian Mashuri Masri memang bikin bangga. Ia merupakan guru besar Biologi pertama di Fakultas Sains dan Teknologi (FST).
Ia juga tercatat sebagai guru besar kedua di FST UIN Alauddin Makassar, setelah Prof Wasilah dalam bidang Arsitektur.
Mashuri Masri dikukuhkans sebagai guru besar tetap UIN Alauddin pada bidang Mikrobiologi Umum pada 15 Mei 2023.
Baca Juga: Intip Persiapan Aditya Bagaskara Jelang Seleksi Paskibraka Nasional tahun 2024
Prof Mashuri Masri menyelesaikan S1, S2, dan S3 di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
2. Prof Hafsan
Masih dari FST UIN Alauddin Makassar. Prof Hafsan menerima KMA Guru Besar pada tanggal 1 Mei 2023.
Hafsan juga adalah guru besar bidang Ilmu Biologi. Dirinya tercatat sebagai guru besar kedua dalam bidang Biologi.
Usia Hafsan saat menerima KMA Guru Besar juga masih 41 tahun.
Baca Juga: Calon Paskibraka asal Bone, Rheza Perdalam Wawasan Kebangsaan Jelang Seleksi Nasional
Hafsan dikukuhkan sebagai guru besar tetap UIN Alauddin Makassar pada 28 Mei 2024.
Prof Hafsan saat ini tercatat sebagai guru besar termuda di UIN Alauddin Makassar.
Prof Hafsan menyelesaikan S1 di Universitas Negeri Makassar (UNM).
Baca Juga: Inilah 4 Utusan Pemprov Sulsel Akan Ikut Seleksi Paskibraka Nasional 2024
Kemudian menyelesaikan S2 di Universitas Negeri Malang.
Ia tercatat sebagai doktor ilmu-ilmu pertama Universitas Hasanuddin pada tahun 2018.
4. Prof Nur Hidayah
Guru besar muda UIN Alauddin Makassar berikutnya adalah Prof Nur Hidayah.
Baca Juga: Mentan RI Amran Sulaiman Bawa Bantuan Rp410 miliar ke Sulawesi Selatan
Nur Hidayah tercatat sebagai guru besar pertama di Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK).
Ia menerima KMA Guru Besar pada 1 Juni 2023 dalam bidang Ilmu Manajemen Keperawatan.
Nur Hidayah dikukuhkan sebagai guru besar tetap pada 8 November 2023. Hanya berselang 5 bulan setelah menerima KMA Guru Besar.
Ia menyampaikan pidato berjudul Rumah Sakit dan Keperawatan Masa Depan: Manajemen Mutu Layanan Terintegrasi.
Baca Juga: Siapa Aditya Bagaskara? Siswa SMAN 1 Wonomulyo Ikut Seleksi Paskibraka Nasional Tahun 2024
Prof Nur Hidayah meraih gelar guru besar pada usia 42 tahun.
Prof Nur Hidayah menyelesaikan S1 dan S2 di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Sementara, gelar doktor dicapai di Universitas Negeri Makassar. ***




