POJOKSULSEL, MAKASSAR – Polisi bergerak cepat menyisir kampus Universitas Negeri makassar Parang Tambung pascabentrokan kelompok mahasiswa.
Kapolsek Tamalate Polrestabes Makassar, Kompol Syarifuddin, memimpin langsung penyisiran di Kampus UNM Parang Tambung bersama Tim Opsnal Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar dan Wakil Rektor III UNM, Arifin Manggau, Kamis (6/11/2025).
Dari hasil penyisiran, polisi mengamankan lima unit sepeda motor yang terbakar, sejumlah busur dan anak panah, serta sumbu bekas bom molotov di sekitar area Fakultas MIPA.
Baca Juga: Pengangguran Parepare Terendah di Wilayah Utara Sulsel, Sekda Hamka Ungkap Efek Positif Kota Event
Semua barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Tamalate untuk kepentingan penyelidikan.
“Barang bukti kita amankan ke Mako Polsek Tamalate untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Kompol Syarifuddin dikutip laman Polrestabes Makassar.
Ia menjelaskan, bentrokan terjadi secara tiba-tiba pada Rabu (5/11/2025) sore sekitar pukul 17.30 WITA.
Baca Juga: Kabar Baik untuk PPPK! Sekprov Sulsel Pastikan Gaji Aman Tahun Depan, TPP Disesuaikan
Mahasiswa Fakultas MIPA diduga diserang oleh sekelompok orang tak dikenal yang berasal dari Fakultas Teknik. Meski tidak ada korban jiwa, lima motor milik mahasiswa MIPA yang terparkir di area kampus ludes terbakar.
Selain kerusakan fasilitas, peristiwa tersebut juga menimbulkan kerugian materi cukup besar. Beruntung, situasi berhasil cepat dikendalikan setelah aparat kepolisian tiba di lokasi dan membubarkan massa.
“Situasi sudah terkendali. Kami masih mendalami penyebab pastinya,” tegas Syarifuddin.
Dugaan sementara, bentrokan dipicu oleh kesalahpahaman antar mahasiswa yang berada di fakultas berdekatan. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan motif dan pelaku penyerangan.
***




