POJOKSULSEL, MAKASSAR - Operasi Pekat Lipu 2024 Polda Sulsel telah berakhir.

Tercatat ada 7 kasus paling banyak diungkap di Polda Sulsel selama Operasi Pekat Lipu 2024.

Sementara itu, Polda Sulsel juga menangkap 867 pelaku kejahatan selama Operasi Pekat Lipu 2024.

Baca Juga: BNPB Asesmen Tiga Kabupaten Terdampak Bencana di Sulawesi Selatan

Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Nasri Sulaeman mengatakan, Operasi Pekat Lipu 2024 dilaksanakan mulai 8 hingga 27 Juli 2024.

"Yang berhasil diamankan oleh Polda Sulsel dan jajaran yakni 847 orang," kata Nasri Sulaeman, Selasa (30/7/2024).

Nasri Sulaeman menyutkan, tren pelaku kejahatan yang diamankan Polda Sulsel pada Operasi Pekat Lipu naik dibandingkan tahun 2023 yang hanya 490 orang.

Baca Juga: Siswa dan Mahasiswa Kembangkan Solusi Berbasis IoT dan AI di Samsung Innovation Campus

Ia mengatakan, 63 orang dari 847 pelaku kejahatan yang diamankan masih di bawah umur. Di mana 33 di antaranya berstatus sebagai pelajar.

Pada kesempatan yang sama, Nasri Sulaeman mengimbau masyarakat ikut berperan untuk menjaga keamanan.

Ia juga meminta masyarakat tidak meninggalkan batang berharga di kendaraan.

Baca Juga: Keren! Kabupaten Maros Tertinggi Cakupan PIN Polio Tahap Pertama di Sulawesi Selatan

"Pastikan rumah dalam keadaan terkunci saat bepergian," katanya.

Dia juga berpesan apabila ada hal-hal yang mencurigakan atau dianggap berbahaya, segera hubungi kepolisian terdekat.

"Diimbau kepada pemilik gedung dan rumah upayakan untuk memasang CCTV," kata Nasri Sulaeman.

Daftar tujuh kasus paling banyak diungkap Polda Sulsel dalam Operasi Pekat Lipu 2024, yaitu:

1. Minuman keras (194 kasus)

2. Pencurian biasa (76 kasus)

Baca Juga: Satsetma Bawa RSUD Haji Makassar Raih Penghargaan Kemenpan RB

3. Judi 45 (kasus)

4. Aniaya (39 kasus)

5. Premanisme (39 kasus)

6. Kejahatan senjata tajam (38 kasus)

Baca Juga: Deng Ical Bicara Soal Kemungkinan Ketua PKB Sulsel Masuk Bursa Cawagub Sulawesi Selatan

7. Prostitusi (36 kasus)

8. Aniaya berat (2 kasus) ***