POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ketua Bapilu DPW PKB Sulsel Syamsu Rizal MI alias Deng Ical, bicara terkait kemungkinan Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad masuk bursa Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sulawesi Selatan.

"Bisa saja Pak Azhar menjadi calon wakil gubernur. Bisa saja. Makanya kita tidak tutup ruang, semuanya," kata Deng Ical kepada wartawan di Makassar pada Sabtu pekan lalu.

Menurut Deng Ical, jika Azhar Arsyad punya ruang lebih besar masuk bursa Cawagun Sulawesi Selatan, maka tentu akan jadi pertimbangan PKB.

Baca Juga: Pelindo Terapkan Gerbang Masuk Otomatis ke 34 Pelabuhan Mulai 1 Agustus

"Konstelasi adalah kader yang utama, kalau Pak Azhar punya ruang lebih besar kenapa tidak, kalau ada yang lain lagi lebih bagus, kenapa tidak," katanya.

Ia menilai, Pilgub Sulsel memiliki keterkaitan dengan Pilkada kabupaten kota di Sulawesi Selatan.

Karena itu, perkembangan hal-hal aktual akan terus dikonsultasikan dengan DPP PKB.

Baca Juga: Dua ABK Ditemukan Selamat setelah KM Banawa Diterjang Badai di Perairan Selayar

"Jadi banyak ini proses take and give ini karena Pilkada serentak yang tidak diprediksikan, termasuk PKB ini ada beberapa kader itu yang hampir saja menjadi bargaining politik untuk kabupaten yang lain," kata dia.

Namun demikian, PKB adalah partai yang mengedepankan potensi kader, sehingga diberikan ruang yang banyak.

Terlebih, DPP PKB memberi ruang kepada DPC untuk menyampaikan aspirasi yang dikombinasikan dengan hasil survei.

Baca Juga: Di Forum WCIT 2024, Jusuf Kalla Ajak untuk Mengakhiri konflik di Negara-negara Islam

"Itulah yang membuka ruang bagi kami di DPW, yang pasti kami ingin supaya ada ruang demokrasi yang berjalan dengan baik," ujarnya.

"Apapun itu, tapi kita ingin supaya ini juga menjadi pembelajaran politik ke depannya," ungkap Deng Ical.

Intinya, kata Deng Ical, PKB akan menjadikan tahun 2024 sebagai laboratorium politik kader.

"Saya tidak pastikan apakah kader, tapi laboratorium politik kader," katanya. ***