POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib langsung menyambangi Masjid Smansa 81 Makassar di Kecamatan Mariso, Selasa 19 Maret 2024 siang.

Kedatangan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib di Masjid Smansa 81 Makassar ini untuk mengecek kebenaran informasi penyerangan seorang jemaah saat melaksanakan shalat subuh

Sebelumnya video penyerangan seorang jemaah Masjid Smansa 81 Makassar di Rumah Susun Rajawali, Mariso, viral di media sosial.

Baca Juga: Beredar Ucapan Selamat, Muh Tonang Terpilih Jabat Kakanwil Kemenag Sulsel Hasil Seleksi JPT

Dalam video yang berasal dari CCTV Masjid Smansa 81 Makassar tersebut, kejadian tersebut terjadi pada saat para jemaah melakuka shalat subuh, Selasa 19 Maret 2024.

Kelompok pemuda tersebut dalam video yang beredar, tampak berusaha menarik seorang jemaah Masjid Smansa 81 Makassar yang sedang melaksanakan shalat subuh berjemaah.

Salah seorang pemuda bahkan terlihat menarik paksa seorang jemaah masjid yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Baca Juga: Chaidir Syam Lantik 61 Pejabat Eselon III dan IV Lingkup Pemkab Maros, Daftar Camat yang Dirotasi

"Karena kami menerima informasi, makanya kami datang ke Masjid Smansa 81 Makassar untuk shalat ashar dan menanyakan kepada jemaah masjid," Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib menegaskan, para pelaku menyerangan tersebut sudah dikantongi identitasnya oleh petugas kepolisian.

"Kita masih mencari," beber Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib.

Mokhamad Ngajib juga menyebutkan, korban yang dianiaya dan diancam di Masjid Smansa 81 Makassar tersebut, bukanlah orang sekitar.

Baca Juga: Nurani Institute Indonesia Gelar Gebyar Ramadhan 1445 H Serentak di Jabodetabek Hingga Papua

"Sampai sekarang ini belum ada laporan. Korban juga katanya bukan orang yang berdomisili di sekitar sini," beber dia.

Mokhamad Ngajib juga menyesalkan tindakan penyerangan, apalagi sampai masuk ke dalam masjid.

Terlebih hal ini terjadi saat bula suci Ramadhan 2024.

Baca Juga: Ketahui Hal-hal yang Bisa Mengganggu Program Kehamilan Menurut Ahli

"Masjid adalah tempat yang suci dan tempat beribadah," tandasnya.

Sebelumnya, video penyerangan seorang jemaah Masjid Smansa 81 Makassar di Rumah Susun Rajawali, Mariso, viral di media sosial.

"Sejumlah orang masuk kedalam masjid dan diduga memukul salah satu jamaah yang sedang sholat subuh, selain itu salahsatu pemuda tersebut mengeluarkan sajam jenis badik, Selasa subuh, 19 Maret 2024 di Masjid Smansa 81 Rumah Susun Rajawali Makassar," tulis keterangan video Instagram @info_kejadian_makassar, Selasa 19 Maret 2024.

Baca Juga: Yuk Ramaikan Lomba Foto Ramadhan 2024 yang Digelar KFJM, Ini Syarat dan Ketentuannya

Jumlah pelaku yang masih remaja ini diperkirakan sebanyak tujuh orang.

Salah seorang pelaku juga tampak diduga membawa senjata tajam ke dalam masjid dan mengancam jemaah shalat subuh.

Usai melakukan aksinya ini, para pelaku kemudian keluar dari halaman Masjid Smansa 81 Makassar.

Baca Juga: Bupati Lutra Indah Putri Indriani Imbau Bayar Zakat Lebih Awal

Video tersebut memancing reaksi netizen di media sosial.

Bahkan netizen meminta Polrestabes Makassar dan Jatanras Polrestabes Makassar segera menindak para pelaku, apalagi kejadiannya terjadi saat Ramadhan 2024.

"Tolong di jemput bapa" andalancu @jatanrassmakassar @polrestabes_makassar , meresahakan dibulan suci ramadhan," tulis akun Instagram

***