MALANG, SULSEL.POJOKSATU.id - Kontingen Sulawesi Selatan sukses membawa pulang lima penghargaan dari ajang Perkemahan Pramuka Santri Nusantara atau PPSN VI 2026.
Capaian itu diraih kontingen Sulawesi Selatan dalam sejumlah kategori lomba di Perkemahan Pramuka Santri Nusantara yang digelar di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Lima penghargaan yang diraih Kontingen Sulawesi Selatan di Perkemahan Pramuka Santri Nusantara masing-masing Juara II Lomba Yel-Yel Putra, Juara II Lomba Tenda T3 Putra Umpi 1, Juara II Lomba Tenda T3 Putri Umpi 2, Harapan I Lomba Yel-Yel Putri, serta Harapan II Lomba Teknologi Tepat Guna Putri.
Upacara penutupan PPSN VI 2026 berlangsung di Lapangan Utama Pondok Pesantren An Nur II Al Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (5/10/2026).
Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kanwil Kemenag Sulsel, H. Fathurrahman, mengapresiasi capaian para santri tersebut.
Dia menyebut lima penghargaan yang diraih menjadi buah dari kerja keras, kekompakan, kedisiplinan, dan semangat para peserta selama mengikuti PPSN VI 2026.
“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen Sulawesi Selatan. Lima penghargaan yang diraih merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah,” ujar Fathurrahman.
Fathurrahman juga memberikan apresiasi kepada para Pembina Pendamping (Bindamping) yang mendampingi kontingen sejak masa persiapan, pemusatan latihan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Menurutnya, peran Bindamping tidak hanya mempersiapkan peserta menghadapi perlombaan, tetapi juga memastikan para santri tetap disiplin, kompak, dan mampu menjaga nama baik Sulawesi Selatan.
“Terima kasih kepada para Bindamping yang telah mencurahkan waktu, tenaga, perhatian, dan pengabdiannya dalam mendampingi anak-anak kita,” katanya.
Dia berharap pengalaman yang diperoleh selama PPSN VI 2026 dapat menjadi bekal bagi para santri untuk terus berkembang dan mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Prestasi ini jangan berhenti pada piala. Jadikan pengalaman di PPSN sebagai bekal untuk terus berkarya, berkontribusi, dan menjadi generasi santri yang tangguh, berkarakter, serta bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Dalam ajang tersebut, Kontingen Jawa Tengah ditetapkan sebagai kontingen terbaik. Jawa Barat meraih predikat kontingen teraktif, sedangkan Kalimantan Utara menjadi kontingen terfavorit berdasarkan hasil penilaian selama kegiatan.
PPSN VI 2026 mempertemukan pramuka santri dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, gotong royong, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.







