POJOKSULSEL, GOWA - Ribuan peserta Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan 2026 bersama jajaran Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Salat Istisqa di Bumi Perkemahan Yasin Limpo Cadika, Kabupaten Gowa, Kamis (3/9/2026).

Salat Istisqa meminta hujan tersebut digelar peserta Kemah Pramuka Madrasah Provinsi di tengah kemarau panjang yang berdampak pada kebutuhan air masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.

Salat Istisqa peserta Kemah Pramuka Madrasah Provinsi dipimpin Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Solihin. Ribuan peserta KPMP dari berbagai daerah di Sulsel mengikuti salat tersebut bersama jajaran Kemenag Gowa.

Baca Juga: Wali Kota Parepare Tekankan Pentingnya Kompetensi di Tengah Persaingan Dunia Kerja

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, Kepala Kemenag Gowa, Ketua MUI Gowa, Ketua Baznas Gowa, Ketua FKUB Gowa, Kasubbag TU Kemenag Gowa, Kasi Bimas Kemenag Gowa, serta para kepala KUA dan kepala madrasah se-Kabupaten Gowa.

Usai salat, doa bersama dipimpin Ketua MUI Kabupaten Gowa, KH Abubakar Pakka. Doa ditujukan agar hujan segera turun di Gowa dan wilayah Sulawesi Selatan.

“Semoga hujan yang diturunkan menjadi rahmat dan kebahagiaan bagi kita semua, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyempurnakan ibadah kepada-Mu serta memenuhi kebutuhan hidup,” ujar Abubakar dalam doanya.

Baca Juga: Dibuka Staf Khusus Menteri Agama, 2.389 Pramuka Madrasah Ikuti KPMP 2026 di Gowa

Ia juga memohon agar hujan yang turun membawa manfaat dan keberkahan, menyuburkan tanah, memenuhi kebutuhan air masyarakat, serta menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat.

Kepala Kemenag Gowa, H Jamaris, mengatakan Salat Istisqa merupakan ikhtiar menghadapi kemarau panjang sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat akan air.

“Ini salah satu ikhtiar yang juga diinstruksikan Bapak Menteri Agama RI agar seluruh jajaran Kementerian Agama tingkat provinsi dan kabupaten mengambil inisiatif melaksanakan Salat Istisqa,” kata Jamaris.

Baca Juga: PAD Maros Naik Rp24,8 Miliar, Tapi APBD 2026 Masih Defisit Rp114 Miliar

Menurutnya, momentum KPMP 2026 dimanfaatkan untuk mengajak ribuan peserta bersama-sama bermunajat memohon turunnya hujan.

Jamaris berharap kehadiran peserta KPMP dari berbagai daerah di Sulsel turut menjadi bagian dari ikhtiar dan membawa keberkahan, termasuk ketika para peserta kembali ke daerah masing-masing.

Salat Istisqa tersebut menjadi bagian dari rangkaian KPMP Sulsel 2026 yang berlangsung 2-5 September di Bumi Perkemahan Yasin Limpo Cadika, Gowa.

Kegiatan tersebut mempertemukan peserta Pramuka madrasah dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan sekaligus menjadi ruang pembinaan karakter, keagamaan, kepedulian lingkungan, dan kebersamaan.

***