POJOKSULSEL, GOWA - Prof Nur Hidayah, S.Kep., NS. M.Kes., dikukuhkan sebagai Guru Besar UIN Alauddin Makassar, di Gedung Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Rabu (8/11/2023).

Prof Nur Hidayah merupakan guru besar pertama di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar.

Puncak karier akademik Prof Nur Hidayah sebagai guru besar bidang ilmu manajemen keperawatan UIN Alauddin Makassar, diraihnya pada usia 42 tahun.

Baca Juga: Hasil Visitasi RS Andi Makkasau Lulus Predikat Utama Pendidikan, RS HAH Sebagai Jejaring

Prof Nur Hidayah menyampaikan orasi ilmiah guru besar berjudul Rumah Sakit dan Keperawatan Masa Depan: Manajemen Mutu Layanan Terintegrasi.

Prof Nur Hidayah pernah diperkenalkan Rektor di acara wisuda

Prof Nur Hidayah sebelumnya pernah diperkenalkan Rektor UIN Alauddin Makassar di acara wisuda di sela prosesi wisuda di Auditorium Kampus II, Jalan HM Yasin Limpo, Gowa, Rabu (13/9/2023).

Baca Juga: Jadwal Lengkap AFC Cup 2023, PSM Makassar vs Hougang United, Bali United Menjamu Central Coast Mariners

Prof Hamdan Juhannis memperkenalkan Prof Nur Hidayah sebagai guru besar baru UIN Alauddin Makassar, pada momen wisuda angkatan 99 di Auditorium Kampus II.

"Izinkan saya pada kesempatan ini memperkenalkan di hadapan para hadirin, salah seorang guru besar terbaru kita, yang baru saja menerima SK guru besarnya, Yaitu ibu Prof Dr Hj Nur Hidayah, S.Kep, Ners, M. Kes," kata Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis.

Prof Hamdan Juhannis mengatakan, Prof Nur Hidayah adalah guru besar dalam bidang manajemen keperawatan di FKIK UIN Alauddin Makassar.

Baca Juga: Hanya Bermain 7 Menit dengan PSM Makassar, Rizky Pellu Dipinjmakan ke Rans Nusantara

"Profesordoktor, sarjana keperawatan, ners, M.Kes, perempuan lagi, masih muda lagi," kata Prof Hamdan Juhannis seperti dilihat di kanal Youtube UIN Alauddin Makassar.

Prof Hamdan Juhannis sebagai sebagai produk asli IAIN/UIN Alauddin Makassar tidak pernah membayangkan akan ada guru besar dalam bidang manajemen keperawatan di UIN Alauddin Makassar.

"Ternyata perawat itu harus dimenej. Di sini banyak alumni keperawatan," katanya.

Ia mengatakan, hadirnya profesor manajemen keperawatan di UIN Alauddin Makassar adalah sebuah pencapaian luar biasa. ***