POJOKSULSEL.com, LUWU UTARA - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang masih terus berupaya melakukan penanganan tanggul jebol di beberapa desa terdampak banjir di Luwu Utara.
PPK OP IV dari Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), Leo Arbi mengatakan penanganan di Desa Lembang-lembang, Lawewe, Wara, dan Limbong Wara, akan ditutup dengan jumbo bag.
Baca Juga: Peringati Hari Hipertensi Sedunia, Manajemen RS Andi Makkasau Edukasi Masyarakat
“Tetapi untuk saat ini alat belum bisa ke lokasi jebolan dikarenakan air masih tinggi, sehingga untuk sementara jumbo bag yang sudah ada akan diisi dengan menggunakan pompa pasir sembari menunggu air surut sekitar bulan Juli atau Agustus mendatang,” terang Leo, Jumat (17/5/2024).
Baca Juga: Film Rantemario Kembali Raih 2 Penghargaan di Amerika. Tembus Hollywood, Luar Biasa!
Untuk Desa Pombakka, Leo mengatakan akan mendapat perlakuan yang sama, yaitu menggunakan jumbo bag.
Baca Juga: Pendidikan Menengah Kepemimpinan NU se-Indonesia Timur Dilaksanakan di Makassar
“Desa Pombakka sejak 2022 dari balai sungai masuk di dana bencana Kementerian PU. Alat dari Pemda juga sudah disiapkan dan jumbo bag dari balai akan diisi secara bertahap. Hanya saja kondisi air yang masih tinggi belum memungkinkan untuk dilakukan penanganan,” jelas Leo. ***



