POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberikan informasi kalau saat ini Pemprov Sulsel tengah melakukan progres pelaksanaan rekonstruksi jalan lintas provinsi di Sulsel.
Salah satunya adalah proyek jalan ruas Bua, yang merupakan Batas Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Luwu.
"Alhamdulillah, sedang progress pelaksanaan lapisan aggregate untuk pembangunan jalan ruas Bua – Batas Kabupaten Toraja Utara di Kabupaten Luwu," kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Senin 14 Agustus 2023.
Baca Juga: Perkenalkan... Marjan Massere Ketua KONI Maros Hingga 2027
Menurut Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, jalur tembus Bua-Toraja ini merupakan akses alternatif yang ditangani Pemprov Sulsel secara bertahap.
"Penanganan jalan sepanjang 2 km ini, nantinya akan membuka akses terisolir," tambah Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Jalur tembus Bua-Toraja tersebut juga akan mendukung untuk membuka akses dari ruas Palopo - Latuppa - Bonglo - Pantilang - Batas Toraja Utara - Rantepao.
Baca Juga: Indah Putri Indriani Tanam 1.000 Pohon di Bantaran Sungai Masamba
Menurut Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, penanganan ini sejalan dan terkoneksi pada penanganan jalan Kabupaten pada ruas Bonglo - Pantilang di Kabupaten Luwu yang dibangun melalui bantuan keuangan Pemprov Sulsel TA 2023.
"Hal ini sebagai wujud komitmen kami untuk pemerataan pembangunan, yang nantinya jalan ini akan menghubungkan Kota Palopo, Kabupaten Luwu, dan Kabupaten Toraja Utara," tambah Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Sementara di Kabupaten Bone, salah satu yang menjadi prioritas Pemprov Sulsel melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi yakni proyek jalan Tanabatue - Sanrego - Palattae.
Baca Juga: Lihat Pengibaran Bendera Raksasa di Puncak Gunung Sewo di Bawah Komando Dandim Soppeng
Rekonstruksi jalan Tanabatue - Sanrego - Palattae di Kabupaten Bone merupakan salah satu prioritas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir, ruas jalan penghubung Tanabatue, Sanrego, dan Palattae dalam kondisi rusak berat. ***



