POJOKSULSEL, GOWA - Ikatan Alumni (IKA) SMAN 3 Gowa periode 2026–2031 resmi dilantik. Kepengurusan baru ini langsung memasang agenda memperkuat almamater dan berkontribusi dalam pengembangan generasi muda.

Pelantikan sekaligus Rapat Kerja IKA SMAN 3 Gowa digelar di Aula SMAN 3 Gowa, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMAN 3 Gowa Mustakim, Camat Bontonompo, unsur Tripika, jajaran guru, pengurus IKA, serta alumni dari berbagai angkatan.

Ketua Panitia, Muh Ilham Bakhtiar, mengatakan IKA SMAN 3 Gowa tidak boleh hanya menjadi wadah silaturahmi dan nostalgia alumni.

Menurutnya, keberadaan alumni harus diarahkan menjadi kekuatan yang dapat membantu sekolah dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Baca Juga: Tasming Hamid Pastikan Stok Beras Aman, 11.335 KK Parepare Segera Terima Bantuan Pangan

“Tema kita adalah Menguatkan Silaturahmi Alumni, Bersinergi untuk Almamater dan Berkontribusi untuk Negeri,” kata Ilham.

Ia mengatakan pelantikan pengurus menjadi awal tanggung jawab untuk menjalankan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan.

“Pelantikan hari ini jangan kita maknai hanya sebagai sebuah seremoni. Pelantikan adalah awal dari sebuah amanah,” ujarnya.

Ilham juga mendorong seluruh alumni untuk memperkuat komunikasi dan jejaring tanpa membedakan angkatan, profesi maupun latar belakang.

“Mari kita bangun komunikasi, kuatkan jejaring, dukung almamater, dan buktikan bahwa alumni SMA Negeri 3 Gowa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negeri,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Parepare Buka Jalan Investasi NSC, Bioskop Ditargetkan Rampung Tiga Bulan

Sementara itu, Ketua IKA SMAN 3 Gowa, Asriadi Arasy, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan organisasi.

Dia menyebut kontribusi alumni tidak harus selalu dalam bentuk besar. Kepedulian dan kemauan untuk membantu menjadi hal utama.

“Kebaikan yang kita lakukan tidak usah diukur dari seberapa besar. Paling tidak, dengan kebaikan itu kita sudah berbuat baik kepada orang-orang di sekitar kita,” kata Asriadi.

Asriadi juga berharap IKA dapat menjadi jembatan yang mempertemukan kembali alumni lintas angkatan sekaligus membuka ruang kontribusi bagi siswa.

“Mari kita menjadi jembatan untuk merangkul kembali teman-teman alumni dan mengumpulkan setiap angkatan sesuai harapan pihak sekolah,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala SMAN 3 Gowa Mustakim mengatakan sekolah membutuhkan keterlibatan alumni dalam mendukung pendidikan siswa.

Menurutnya, pengalaman alumni di berbagai bidang dapat menjadi sumber motivasi sekaligus referensi bagi siswa dalam menentukan masa depan.

“Pengurus IKA bisa hadir melalui kegiatan alumni berbagi pengalaman, menjadi motivasi bagi adik-adik kita di sini, bahkan menjadi pendamping,” katanya.

Baca Juga: Muhammad Syarifuddin Resmi Jabat Kajati Sulsel, Ini Rekam Jejak Jaksa Utama Madya Asal Ujung Pandang

Mustakim menilai siswa membutuhkan figur yang dapat memberikan gambaran nyata mengenai dunia pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan setelah lulus sekolah.

“Motivasi untuk anak-anak kita di sini sangat dibutuhkan. Mereka membutuhkan figur dan idola. Kakak-kakak senior dan alumni yang telah memiliki pengalaman dapat memberikan inspirasi bagi mereka,” ujarnya.

Camat Bontonompo juga mengingatkan alumni agar tidak menjadikan jabatan dan status sebagai pembeda dalam organisasi.

Menurutnya, kekuatan IKA justru terletak pada persaudaraan dan kepedulian antaralumni.

“Kita boleh berbeda dalam peran kita. Kita boleh berbeda dalam aktivitas kita. Tetapi sebagai alumni kita harus satu rasa,” katanya.

Baca Juga: Wali Kota Parepare Tasming Hamid Serahkan Bantuan Tunai untuk Korban Kebakaran Watang Soreang

Ia menggambarkan hubungan antaralumni seperti tangan dan mata. Ketika tangan terluka, mata akan meneteskan air mata, sementara tangan secara spontan menghapus air mata tersebut.

“Dengan seperti itulah segala yang kita lakukan akan penuh dengan keikhlasan,” ujarnya.

Pelantikan dan Rapat Kerja IKA SMAN 3 Gowa periode 2026–2031 akhirnya tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga membawa pesan penting tentang masa depan peran alumni.

Tantangannya adalah bagaimana jaringan alumni dapat diubah menjadi kekuatan pendidikan, ruang berbagi pengalaman, pendampingan generasi muda, penguatan almamater, serta gerakan sosial yang memberikan manfaat nyata.

Dengan semangat tersebut, kepengurusan baru IKA SMAN 3 Gowa diharapkan mampu menghadirkan organisasi alumni yang aktif, inklusif, dan produktif, sekaligus membuktikan bahwa hubungan dengan sekolah tidak berakhir ketika seseorang menerima ijazah, tetapi dapat terus tumbuh dalam bentuk pengabdian dan kontribusi bagi generasi berikutnya. ***