MAROS, SULSEL.POJOKSSATU.id - Pemerintah Kabupaten Maros (Pemkab Maros) terus berupaya mencegah stunting melalui program pemberian susu untuk mendukung pemenuhan gizi anak. Program tersebut direncanakan berlangsung secara berkelanjutan dengan menjangkau 14 kecamatan di Kabupaten Maros.

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengatakan pemberian susu merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan gizi anak sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting.

“Program ini tidak hanya dilakukan dalam satu hari, tetapi kita upayakan berlanjut dengan menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Maros,” ujar Muetazim kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maros itu menjelaskan, program tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Maros dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.

Penyaluran susu akan dilakukan melalui sekolah dan puskesmas. Selain menyasar anak-anak usia 5 hingga 8 tahun di sekolah, program ini juga direncanakan menjangkau masyarakat yang mengakses layanan kesehatan di puskesmas.

Sasaran lainnya meliputi ibu hamil yang menjalani pemeriksaan kehamilan serta orang tua yang membawa bayi mereka untuk mendapatkan layanan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan.

“Karena selain melalui sekolah, pemberian susu juga akan menyasar masyarakat yang datang ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan serta orang tua yang membawa bayinya untuk kontrol kesehatan,” jelasnya.

Muetazim menegaskan, pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, bahkan sejak anak masih berada dalam kandungan. Oleh karena itu, pemenuhan gizi ibu dan anak menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Terkait kondisi stunting di Kabupaten Maros, Muetazim menyebutkan bahwa berdasarkan data triwulan II, prevalensi stunting tercatat sebesar 14,33 persen atau sekitar 3.816 orang.

Melalui program pemberian susu dan berbagai upaya pemenuhan gizi lainnya, Pemkab Maros berharap pencegahan stunting dapat terus diperkuat dan menjangkau masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.