POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sulawesi Barat (Sulbar), mengklaim mengamankan kursi pimpinan DPRD pada lima kabupaten di Sulbar pada pemilihan legislatif tahun 2024.

Sekretaris DPW Partai NasDem Sulbar, H Abdul Rahim, mengatakan, NasDem meraih kursi pimpinan DPRD di Kabupaten Mamasa, Mamuju, Mamunu Tengah, Pasangkayu, dan Polewali Mandar.

"Jadi praktis (NasDem) di lima kabupaten, lima masuk unsur pimpinan (DPRD) dan hanya satu kabupaten yang menjadi gabungan karena dua kursi," kata Abdul Rahim kepada wartawan pojoksulsel, Kamis (7/3/2024).

Baca Juga: Jemaah An Nadzir Gowa Pakai Aplikasi Amati Pergerakan Bulan Tetapkan Ramadhan 2024

Abdul Rahim mengatakan, caleg NasDem yang lolos ke DPRD Mamasa berjumlah tiga orang. Hasil tersebut mengalami penurunan satu kursi di DPRD Mamasa.

Pada Pileg 2019 NasDem meraih empat kursi. Meski demikian, NasDem memastikan dapat jatah sebagai Wakil Ketua DPRD Mamasa pada Pileg 2024.

Di Kabupaten Mamuju, NasDem mengalami penurunan drastis di Pileg DPRD Kabupaten. Hanya mampu meraih empat kursi. Padahal, NasDem di Pileg 2019 duduk sebagai Ketua DPRD dengan raihan sembilan kursi.

Baca Juga: Tok... Jemaah An Nadzir Gowa Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 2024 Hari Senin, 11 Maret

Meski demikian, NasDem masih bertahan pada posisi unsur pimpinan DPRD Mamuju.

"Masuk di Mamuju, memang ini terjadi penurunan yang drastis sekali dari Pemilu lalu sembilan kursi, kita hanya mampu bertahan di empat kursi," kata Abdul Rahim.

Sementara itu, NasDem mampu menambah jumlah kursi DPRD di Kabupaten Mamuju Tengah, dari satu kursi menjadi tiga kursi.

Baca Juga: Pemprov Sulbar Dibantu Kalla Group untuk Pembangunan Jalan dan Jembatan , Nilainya Fantastis

Ia mengatakan, kenaikan signifikan kursi NasDem di DPRD Mamuju tengah, karena mampu mendudukkan dua kader di dapil kota.

"Mamuju tengah kita juga berhasil merebut wakil ketua DPRD. Tiga kursi karena dapil kota itu kita merebut dua kursi. Kita wakil ketua DPRD. Yang pemilu lalu kita hanya satu kursi. Ada peningkatan tiga, ujarnya.

Begitu juga di Kabupaten Pasangkayu. NasDem bisa menambah satu kursi di DPRD Mmauju Tengah dari tiga menjadi empat.

"Semua Dapil terisi sehingga memastikan bahwa Nasdem dapat Wakil Ketua DPRD," kata Abdul Rahim.

Hasil positif juga didapatkan NasDem di Kabupaten Polewali Mandar. Sebanyak tujuh calegnya berhasil masuk ke DPRD Polman. Sebelumnya, pada Pileg 2019 hanya ada lima caleg NasDem yang lolos.

Baca Juga: SIMAK! Prof Muhsin Mahfudz Singgung Tafsir Tentang Uang Panai saat Sampaikan Pidato Guru Besar

Bahkan, Dapil 1 Polman ada tiga caleg NasDem mendapatkan kursi DPRD Polman. Sebuah prestasi yang menggembirakan.

Abdul Rahim mengatakan, pada awal-awal rekapitulasi, NasDem yakin bisa merebur kursi Ketua DPRD Polman. Namun, kalah dari Golkar secara akumulasi suara.

"Di awal-awal rekapitulasi kita yakin merebut ketua DPRD tetapi kita kalah di akumulasi dari Golkar. Golkar juga tujuh kursi. Kita hanya bisa memastikan posisi wakil ketua DPRD," ungkapnya.

Baca Juga: Sosok Prof Muhsin Mahfudz, Putra Daerah Sulbar Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Sementara di Kabupaten Majene, meskipun NasDem belum bisa masuk unsur pimpinan DPDR. Namun, sudah ada peningkatan yang sangat baik.

Bagaimana tidak, NasDem pada Pileg 2019 tidak mendapatkan kursi di DPRD Majene. Kini, berhasil merebutnya dua kursi.

Sehingga, total Caleg NasDem yang lolos di Pileg DPRD kabupaten se-Sulawesi Barat berjumlah 23 orang. ***