POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pendaftaran penjaringan Bakal Calon Bupati Polewali Mandar (Bacabup Polman) di Partai Amanat Nasional (PAN) akan berakhir pada Rabu (8/5/2025).

Selama proses penjaringan, sudah ada empat putra daerah yang mengambil formulir pendaftaran Bacabub Polman di PAN.

"Suda ada empat yang ambil formulir pendaftaran di PAN untuk Bacabup Polman," kata Panitia Penjaringan Kepala Daerah DPD PAN Polman, Muhammad Husni Mubarak, Selasa (7/5/2024) siang.

Baca Juga: Bupati Maros Chaidir Syam Buka Posko Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sulsel

Empat putra daerah yang ambil formulir di DPD PAN Polman, yaitu Bebas Manggazali, Andi Masri Masdar, Andi Irman Patiroi, dan Abdul Rahim.

Bebas Manggazali saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Polman.

Andi Masri Masdar adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Polman.

Baca Juga: 2 Jasad Kembali Ditemukan, Korban Jiwa Banjir dan Longsor di Luwu 13 Orang

Andi Irman Patiroi adalah Wasekjen DPP Himpunan Pengusaha Pribumi.

Abdul Rahim adalah Sekretaris DPW Nasdem Sulbar, yang juga Wakil Ketua DPRD Sulbar.

DPP PAN juga sudah menerbitkan rekomendasi untuk mengusung Malahayati sebagai Bacabup Polman.

Baca Juga: Perkenalkan Ramdana Sari, Pembudidaya Jamur Tiram Asal Soppeng Beromzet Jutaan Rupiah

Surat rekomendasi DPP PAN untuk Malahayati sebagai bakal calon bupati di PIlkada Polman 2024, diterima DPD PAN Polman pada Minggu (5/5/2024).

Nama Malahayati yang dipilih DPP PAN dari enam nama yang diusulkan untuk ikut tarung di Pilkada Polman 2024.

Kelima nama lainnya yaitu H. Abd Azis Ghozal (Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Polewali Mandar), Dermawan (tokoh pemuda), Fadhily (anggota DPRD Provinsi Terpilih Sulawesi Barat dari PAN) dan Said Sidar (Ketua Fraksi PAN DPRD Polewali Mandar).

DPD PAN Polman akan bergerak cepat melakukan konsolidasi politik menatap Pilkada Polman 2024.

Ketua DPD PAN Polman Haidir Ramly mengatakan, meskipun Malahayati menerima rekomendasi sebagai bakal calon bupati. PAN akan melihat lebih jauh peta politik ke depan.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Budi Hastuti Paparkan Tujuan Perda Kepemudaan

"Membangun komunikasi, apakah bakal calon PAN sebagai calon bupati atau calon wakil bupati," kata Haidir Ramly.

Menurut Haidir Ramly, PAN yang punya modal 4 kursi di DPRD Polman, tidak akan arogan.

Kalau bakal calon PAN di Pilkada Polman 2024, hanya berada pada posisi wakil bupati. Maka akan dikomunikasikan kembali ke DPP.

Baca Juga: Ashabul Kahfi Sebut Banjir Tahun Ini Terbesar di Sulsel, Singgung Mitigasi Bencana

"Tetapi kalau bernilai dan berkempuan calon bupati, akan kita dorong calon bupati," kata dia.

Ia mengatakan, keputusan lebih lanjut akan dilihat dari hasil komunikasi dan hasil survei. ***