POJOKSULSEL, MAKASSAR - Turnamen sepak bola Kapolres Cup III Polman (Polewali Mandar) resmi dimulai pada Sabtu, 26 April 2025.
Laga perdana Kapolres Cup III Polman mempertemukan juara bertahan Tidola FC dengan Paraita FC dari Wonomulyo, yang sekaligus menjadi tanda dimulainya ajang bergengsi tahunan ini.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Tidola FC langsung tampil dominan pada laga pembuka melaadeni Paraita FC di ajang Kapolres Cup III Polman.
Baca Juga: Ada 53 Kuota Beasiswa Pemprov Sulbar Jalur Prestasi Akademik Jenjang Diploma-Doktor, Lihat Syaratnya
Serangan bertubi-tubi yang mereka lancarkan dari berbagai arah berhasil membobol gawang Paraita FC sebanyak 12 kali, menciptakan awal yang impresif untuk mempertahankan gelar juara.
Dalam sambutannya, Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko, menegaskan, tujuan utama turnamen ini, bukan hanya untuk mencari tim terbaik. Tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antarwarga serta menggali potensi pemain muda berbakat dari Bumi Tipalayo.
"Turnamen ini sempat vakum tahun lalu karena kami fokus pada pengamanan Pilkada dan Pemilu. Tahun ini, kami hadirkan kembali Kapolres Cup sebagai wadah positif untuk generasi muda menyalurkan bakat dan semangat sportivitas," ujar AKBP Anjar Purwoko.
Baca Juga: Kisah Ramli dan Rahimin yang Tetap Semangat Seleksi PPPK Kemenag Tahap II di Sulbar di Usia 50-an
Turnamen Kapolres Cup III Polman dijadwalkan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 26 April hingga 23 Mei 2025.
Kompetisi ini diikuti oleh berbagai klub dari seluruh kecamatan di wilayah Polman.
Semua pertandingan akan digelar terbuka untuk umum dan diharapkan bisa menjadi hiburan sehat bagi masyarakat setempat.
Baca Juga: Sulsel Melek Elipski, Ali Yafid Harap Ada Perpustakaan Masjid Binaan Kemenag di Tiap Daerah
Bupati Polman, H. Samsul Mahmud, yang turut hadir dalam acara pembukaan, memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Polman atas terselenggaranya kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Samsul Mahmud menilai turnamen ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, di Polman.
"Sepak bola bukan sekadar olahraga. Ini adalah sarana membangun karakter, mempererat hubungan sosial, dan tentunya mendorong pola hidup sehat. Saya berharap ajang ini menjadi ruang pembinaan positif, terutama bagi generasi muda kita," tutur Samsul Mahmud.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat fair play selama turnamen berlangsung dan berharap semua wasit yang bertugas dapat memimpin pertandingan dengan adil, profesional, dan berintegritas tinggi.
Pertandingan pembuka antara Tidola FC dan Paraita FC menjadi sorotan tersendiri, dengan atmosfer kompetitif yang terasa sejak awal hingga akhir laga. Dukungan antusias dari para suporter turut menambah semarak suasana di lapangan.
Selain Kapolres dan Bupati, acara pembukaan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dandim 1402/Polman, Plt. Kadispop Polman, perwakilan KONI Polman, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Polman yang memenuhi area stadion.
Dengan bergulirnya turnamen ini, harapan besar pun muncul bahwa Kapolres Cup III Polman bisa menjadi titik awal lahirnya bintang-bintang baru di dunia sepak bola Sulawesi Barat.
***




