POJOKSULSEL, PAREPARE - Piala Gubernur Sulsel 2026 telah selesai. Bone Beramal FC juara. Sidrap gagal mempertahankan gelar dalam drama adu penalti di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare.
Lima pemain Bone Beramal FC penentu saat adu penalti menghadapi Sidrap pada final Piala Gubernur Sulsel 2026.
Kelima eksekutor di final Piala Gubernur Sulsel tersebut, sukses menjalankan tugasnya dari titik putih dan bawa Bone Beramal menang 5-4 atas Sidrap di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Senin (21/9/2026).
Mereka adalah Febriansyah, Ri Romario, Muhammad Rivaldi, Muhammad Fahri, dan Ade Adryan Amin.
Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Bone BerAmal FC merebut trofi Piala Gubernur Sulsel 2026 dari tangan Sidrap yang merupakan juara bertahan.
Baca Juga: Unhas dan UMI Kolaborasi Perkuat AI dan Sains Data di Indonesia Timur
Muhammad Nasrullah menjadi salah satu sosok penting dalam keberhasilan Bone. Kiper tersebut menggagalkan salah satu tendangan pemain Sidrap dalam adu penalti.
Selain menentukan juara, partai final juga menjadi penutup turnamen dengan pemberian lima penghargaan individu.
Mereka adalah Zulfikar Lutfi dari Sidrap sebagai best player, Arman dari Wajo sebagai top scorer
Best goal keeper diberikan Muhammad Nasrullah dari Bone. Best coach adalah Gilang dari Jeneponto, serta best referee yaitu Baslim (PSSI Sulsel)
Masing-masing penerima penghargaan mendapat hadiah Rp10 juta.
Sebagai juara, Bone mendapatkan hadiah Rp200 juta.
Baca Juga: SDK Bicara PR Sulbar di Usia 22 Tahun: Kemiskinan Turun, Tapi 149 Ribu Warga Masih Menunggu
Sidrap yang menjadi runner-up memperoleh Rp150 juta.
Sementara Luwu dan Jeneponto menempati posisi ketiga bersama. Masing-masing mendapat Rp50 juta.
Ditambah lima penghargaan individu senilai total Rp50 juta, keseluruhan hadiah Piala Gubernur Sulsel 2026 mencapai Rp500 juta.
Pelatih Bone BerAmal FC, Andi Burhan, menyebut ketenangan dan motivasi pemain menjadi salah satu kunci timnya melewati tekanan final.
“Alhamdulillah kami sangat bangga bisa mengalahkan juara bertahan,” kata Burhan.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menerima trofi juara yang diserahkan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Baca Juga: Dosen Mahad Aly Non-ASN Bisa Dapat Insentif Rp1 Juta per Bulan, Cek Syarat dan Cara Ajukannya
Ia menyebut keberhasilan Bone sebagai kemenangan masyarakat.
“Ini kemenangan masyarakat Bone, terima kasih kepada pemain, ofisial, manajemen dan masyarakat Bone yang telah memberikan dukungan. Semoga prestasi ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan bola Bone,” ujarnya.
Di sisi lain, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif tetap mengapresiasi perjuangan timnya.
Meski gagal mempertahankan gelar, Syaharuddin menyebut para pemain telah memberikan penampilan maksimal.
Ia juga memastikan pemerintah daerah menyiapkan bonus bagi pemain.
“Kami sudah persiapkan bonus sebagai apresiasi kepada para pemain,” katanya.
Baca Juga: Jusuf Kalla Kunjungi Huawei Bersama Dekan Teknik, Unhas Bidik Kolaborasi Pengembangan Teknologi
Piala Gubernur Sulsel Gunakan Teknologi Video
Piala Gubernur Sulsel 2026 juga menerapkan teknologi video supporting dalam pertandingan.
Ketua Panitia Piala Gubernur Sulsel Erwin Sodding mengatakan penggunaan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan.
“Ini sebenarnya bagian dari ikhtiar kami, niat baik kami untuk menghadirkan kualitas pertandingan yang lebih baik daripada sebelumnya, berbagai angle kamera merekam pertandingan,” ujarnya.
Final di Stadion Gelora B.J. Habibie turut dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, dan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.
Gubernur Sulsel berharap turnamen tersebut terus menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta sepak bola dari kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Ia juga mendorong para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan dan membuka peluang menuju jenjang profesional. ***



