POJOKSULSEL, MAKASSAR - Grab Indonesia meluncurkan fitur Grab Respon Cepat (Gercep) yang dapat diakses mitra pengemudi mulai 2 September 2025.

Fitur Grab Respon Cepat alias Gercep diluncurkan Grab Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan keamanan, kesehatan, hingga keberlangsungan penghasilan mitra.

Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menjelaskan, fitur Gercep memiliki tiga pilar utama.

Baca Juga: Pemkot Makassar Berlakukan WFA Mulai Besok, Disdik Instruksikan Belajar Online

Pertama, saluran telepon darurat khusus di 021-2350-7032 dengan respons maksimal 30 detik.

Kedua, Help Centre berupa laman artikel pusat bantuan dengan formulir pelaporan gratis yang dijawab dalam 30 menit.

Ketiga, layanan live chat Help Centre dengan respons 30 detik.

Baca Juga: UMI Keluarkan Maklumat Kebangsaan, Prof Hambali Serukan Mahasiswa Perjuangkan Aspirasi Tanpa Kekerasan

“Fitur Gercep adalah langkah terstruktur dalam memastikan keamanan, kesehatan, hingga keberlangsungan penghasilan mitra,” kata Neneng Goenadi saat konferensi pers peluncuran fitur Grecep via daring, Minggu (31/8/2025).

Neneng Goenadi juga menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya dua mitra, Affan Kurniawan di Jakarta dan Rusdamdiansyah di Makassar.

“Kami menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan mitra selalu menjadi prioritas. Grab hadir sebagai keluarga, berjalan bersama mitra baik suka maupun duka,” ucapnya.

Baca Juga: Korban Jiwa Demo Makassar Bertambah, Warga Dituduh Intel Dikeroyok Massa di Jalan Urip Sumoharjo

Neneng menambahkan, Grab melakukan pendampingan nyata kepada mitra, mulai bantuan hukum, santunan, hingga dukungan psikologis.

Grab juga menyiapkan notifikasi lokasi rawan, pendampingan lapangan, hingga koordinasi dengan pihak berwenang.

“Grab berdiri di sisi mitra untuk memastikan keadilan ditegakkan dan hak-hak mereka dilindungi,” tegas Neneng.

Sebelumnya, Grab telah memiliki Satgas Incident Response Team (IRT) yang bertugas menindaklanjuti insiden di lapangan.

Dengan hadirnya Gercep, perusahaan berharap perlindungan terhadap mitra semakin kuat dan respons bisa dilakukan lebih cepat. ***