POJOKSULSEL.com - Program Beasiswa Indonesai Bangkit 2023 yang merupakan kolaborasi Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan kini memasuki tahap seleksi wawancara.
Dari total 13.372 mahasiswa yang mendaftar Beasiswa Indonesai Bangkit 2023, sebanyak 10.131 peserta dinyatakan gugur.
Mereka yang gugur Beasiswa Indonesai Bangkit 2023 dinyatakan tidak lolos pada tahap seleksi administrasi dan tes bakat skolastik.
Baca Juga: PSM Makassar Taklukkan Yangon United 4-0, Adilson Brace
Plt Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag Sidik Sisdiyanto menyebutkan, sebanyak 13.372 mahasiswa yang mendaftar Beasiswa Indonesai Bangkit 2023.
Para pendaftar Beasiswa Indonesai Bangkit 2023 ini terdiri atas 5.280 peserta seleksi program S1, 4.368 Program S2, dan 3.724 Program S3.
“Setelah dilakukan seleksi administrasi dan tes bakat skolastik, sebanyak 3.241 mahasiswa berhak melanjutkan ikut seleksi interview program Beasiswa Indonesai Bangkit 2023,” terang Sidik Sisdiyanto dikutip Pojoksulsel.com dari laman kemenag.go.id.
Baca Juga: Sebelum Ditangkap, Buronan Korupsi Proyek Agribisnis Barru Sembunyi di Puncak Gunung Mamuju
Rapat Koordinasi Program Beasiswa pada Madrasah di Tangerang Selatan berlangsung tiga hari, 21–23 Agustus 2023.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka seleksi wawancara para calon mahasiswa yang ingin mengembangkan karier, pengalaman, dan jaringan kampus di dalam dan luar negeri
Menurut Sidik, Beasiswa Indonesai Bangkit 2023 menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu dan kualitas madrasah.
Baca Juga: 62 Orang Daftar Pemilihan Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, dan Ketua Lembaga UIN Alauddin
Kemenag berharap, melalui program Beasiswa Indonesai Bangkit 2023, mampu mengatasi kesenjangan kualitas sumber daya manusia madrasah di Indonesia.
Diketahui, Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) merupakan skema beasiswa prestisius kolaborasi dari Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Embung Pallae Bone Bisa Jadi Pilihan Lokasi Wisata Masyarakat
Ini ditujukan untuk masyarakat Indonesia yang ingin mengembangkan karier, pengalaman, dan jaringan kampus di dalam dan luar negeri. ***



