POJOKSULSEL, MAKASSAR - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian pemuda bernama Jihad Ramadhan yang hilang terseret arus di Bendungan Benteng, Kabupaten Pinrang, pada hari kelima, Rabu (6/11/2024).
Tim SAR gabungan dibagi dalam 3 regu search and resque unite (RSU), untuk menyisir sekitar sungai mencari korban hilang terseret arus di Bendungan Benteng Panjang
"Ada 3 SRU yang melaksanakan penyisiran korban yang terseret arus di Bendungan Benteng Pinrang," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan dalam keterangan tertulis, Rabu petang.
Baca Juga: Inilah Nama-Nama Guru dan Tendik Wakil Sulsel ke Jambore GTK Hebat 2024 Tingkat Nasional
Andi Sultan merincikan, jika SRU 1 melakukan penyisiran Desa Pincara ke jembatan Lasape.
Kemudian, SRU menyisir sungai dari jembatan Lasape menuju sungai Babana.
"Kedua SRU ini menggunakan rubber boat," kata Andi Sultan.
Baca Juga: BBGP Sulsel Gelar Jambore GTK Hebat 2024, Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan 3 Kategori
Adapun SRU 3 melakukan siaga pemantauan dari Jembatan Lasape aliran Sungai Sa'dan.
Andi Sultan menjelaskan, pencarian yang dilakukan hingga Rabu sore belum berhasil menemukan korban.
Tim Sar gabungan untuk sementara menghentikan sementara pencarian pada Rabu sore karena air sungai keruh.
Baca Juga: Andi Arwin Azis Terima Penghargaan Pentaloka Nasional ADINKES 2024 untuk Implementasi KTR
"Namun tim sar gabungan masih tetap melakukan pemantauan hingga malam hari," ujar Andi Sultan.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian, yaitu Unit Siaga SAR Parepare, SAR Brimob Parepare, BPBD Pinrang, Tagana Pinrang, SAR Pinrang, Polsek Patampanua, TNI Batalyon 721, dan Polairud Pinrang.
Ada juga SAR UNM, SAR Lasinrang, Pramuka Peduli Pinrang, Pengelola Bendungan, Gerakan Peduli Desama Parepare, SAR Pangkep, serta masyarakat.
Diketahui, seorang pemuda bernama Jihad Ramadhan (22) dilaporkan hilang saat melompat ke Bendungan Benteng Kabupaten Pinrang pada Sabtu (2/11/2024).
Jihad Ramadhan sempat terekam kamera rekannya saat melompat ke dalam air yang sangat keruh dan berarus deras.
Baca Juga: Suhartina Bohari Lepas 40 Atlet Kabupaten Maros untuk Berlaga di Popda Sulsel 2024
Jihad Ramadhan tidak lagi muncul ke permukaan dan dilaporkan hilang gara-gara terseret arus.
***




